Bom Makassar, Pengamat Duga Jaringan Jamaah Ansharut Daulah

"Mereka biasanya sangat reaktif dengan hal-hal seperti itu dan mereka akan melakukan balas dendam"

NASIONAL

Minggu, 28 Mar 2021 16:55 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Bom Makassar, Pengamat Duga Jaringan Jamaah Ansharut Daulah

Anggota Densus 88 membawa terduga teroris Jamaah Anshor Daullah dari Makasar setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/2). (Ant/M. Iqbal)

KBR, Jakarta-   Pengamat terorisme Al Chaidar menduga kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) berada di balik aksi teror bom Gereja Katerdral, Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi. Sebab menurut Chaidar, sel-sel kelompok JAD ini masih aktif melakukan rekrutmen dan persiapan untuk bom bunuh diri.

Selain itu, Chaidar juga menduga ledakan di gereja di Makassar pagi tadi merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan dan penembakan anggota JAD oleh polisi, beberapa waktu lalu.

"Ya ada kaitannya (dengan penembakan anggota JAD). Mereka biasanya sangat reaktif dengan hal-hal seperti itu dan mereka akan melakukan balas dendam terhadap apa yang telah dilakukan oleh polisi atau mereka mempercepat amaliahnya," kata Chaidar kepada KBR melalui sambungan telepon, Minggu (28/3/2021).

Pengamat terorisme Al Chaidar juga menambahkan, teror yang terjadi di Makassar pasti sudah dipersiapkan secara matang oleh kelompok JAD. Menurut Chaidar, teror itu disiapkan berkaitan dengan perayaan Paskah akhir pekan depan.

Ia awalnya menduga teror akan dilancarkan pada momentum paskah, namun oleh kelompok JAD dipercepat karena ada kesempatan yang tepat di hari ini.

"Biasanya mereka mencari momentum yang tepat ataupun kesempatan yang tepat. Karena mereka butuh persiapan sebelum melakukan serangan-serangan itu. Dan biasanya itu dipercepat kalau ada dendam yang lebih besar dari mereka terhadap aparat keamanan di Indonesia," jelasnya.

Chaidar menyarankan kepolisian untuk melakukan deteksi serta pengamanan usai teror ini.

Sebelumnya dilaporkan terjadi bom bunuh diri diperkirakan pada pukul 10.20 WITA di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi.  Polisi menduga ledakan berasal dari dua orang yang berboncengan menaiki sepeda motor.

Hingga sore ini dari penuturan polisi, ada 14 korban luka-luka yang tengah dirawat di sejumlah rumah sakit di Makassar. Belasan korban itu di antaranya dari petugas keamanan dan jemaah gereja.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kontroversi Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menyekat Pemudik Nekat

Kabar Baru Jam 10