Waspada COVID-19, Anies Bikin Tim dan Posko

"Tim tanggap COVID-19 disiapkan. Ini nanti akan menjadi rujukan untuk semua kegiatan yang terkait dengan COVID-19,"

BERITA | NASIONAL

Senin, 02 Mar 2020 10:31 WIB

Author

Sadida Hafsyah

Waspada COVID-19, Anies Bikin Tim dan  Posko

ABK World Dream berada dalam bersiap keluar dari KRI dr Soeharso-990 untuk observasi di Pulau Sebaru Kecil, Jakarta, Jumat (28/2/2020). (Foto: Dispenal)

KBR, Jakarta-  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membentuk tim tanggap Covid-19. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tim tersebut akan dipimpin oleh Asisten Kesra Pemrov DKI Jakarta.

Kata dia, dalam menjalankan tugasnya, tim tanggap Covid-19 akan berfokus pada upaya Pemprov meningkatkan kewaspadaan dalam menangkal penyebaran virus corona.

"Nantinya akan menjadi pusat kendali untuk pemantauan, pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Jakarta tidak bergerak sendirian, kita berkoordinasi dekat dengan Kementerian Kesehatan dan juga badan-badan yang menangani masalah di pemerintah pusat. Kita juga melibatkan stakeholder lain di Jakarta untuk mengantisiapsi pontensi wabah Covid-19. Kolaborasi ini kita lakukan," jelas Anies, MInggu  (01/03/20).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memandang Jakarta rawan menjadi tempat penyebaran virus corona Covid-19, sebab merupakan pintu masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) yang kerap datang untuk menjalankan bisnisnya, atau dengan tujuan lain seperti wisata.

Tim tanggap Covid-19 diharapkan dapat membuat masyarakat lebih tenang menanggapi perkembangan isu penyebaran virus itu, dengan melihat Pemprov yang bergerak responsif. Ke depan, Pemprov DKI juga akan membuka posko komunikasi khusus terkait wabah ini.

"Nanti akan ada poskonya. Nanti hari Senin besok insyaallah kami umumkan semua. Tim tanggap COVID-19 disiapkan. Ini nanti akan menjadi rujukan untuk semua kegiatan yang terkait dengan COVID-19," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Anies mengemukakan dalam kurun satu bulan ada lebih dari 100 orang di DKI, yang sedang dipantau kondisinya terkait virus corona COVID-19.

"Sampai saat ini, selama satu bulan lebih di DKI ada 115 orang yang dalam pemantauan dan ada 32 orang pasien dalam pengawasan. Ini semua mengikuti kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan," ujarnya.
 
Untuk menanganinya, Anies mengatakan bahwa ia juga sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta nomor 16 Tahun 2020, berisi langkah serius pemerintah mengantisipasi virus Covid-19.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Pemerintah Akui Penerapan PSBB di Daerah Sulit

Kabar Baru Jam 17