Tembagapura 'Memanas', Rombongan DPR Tak Diizinkan ke Freeport

Pekan lalu Distrik Tembagapura menjadi medan baku tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata, yang menyebabkan seorang anggota Brimob tewas.

BERITA | NASIONAL | NUSANTARA

Selasa, 03 Mar 2020 18:25 WIB

Author

Arjuna Pademme

Tembagapura 'Memanas', Rombongan DPR Tak Diizinkan ke Freeport

Distrik Tembagapura, Papua, kawasan penunjang aktivitas penambangan PT Freeport. (Foto: Wikimedia Commons/Kelapstick)

KBR, Jayapura - Rombongan Komisi V DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Papua pada Selasa (3/3/2020) tak diizinkan masuk ke kawasan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Kapolda Papua Paulus Waterpauw mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan rombongan DPR dan menyampaikan alasannya.

"Saya pikir kalau hanya di Timika tidak ada masalah. Tapi kalau naik ke Tembagapura, sementara kami tidak rekomendasi karena yang 'memanaskan' di Tembagapura," kata Paulus kepada KBR, Selasa (3/3/2020).

Pekan lalu Distrik Tembagapura menjadi medan baku tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata, yang akhirnya menyebabkan seorang anggota Brimob tewas.

Hari Senin kemarin (2/3/2020) terjadi pula insiden penembakan mobil patroli Polsek Tembagapura di kawasan tersebut.

Kapolda Papua Paulus Waterpauw menyatakan jumlah aparat di Tembagapura masih cukup untuk melakukan pengamanan.

Ia juga mengatakan aparat keamanan kini terus berupaya membatasi ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah Tembagapura agar tak memasuki area penambangan PT Freeport Indonesia.

Kapolda Papua menduga, akibat ruang geraknya terbatas, kelompok bersenjata akhirnya kerap beraksi di wilayah Tembagapura dan melakukan penembakan terhadap aparat yang bertugas di sana.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Belajar dari Italia, Seperti Apa Karantina Wilayah yang Efektif?

Jokowi Janjikan Bantuan ke Pekerja Informal agar Tidak Mudik di Tengah Wabah Korona

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18