Pemprov DKI Siap Lakukan Tes Cepat Covid-19 ke 100 Ribu Orang

"Kita tentu perlu melakukan rapid test ini secara cermat dan selektif, supaya juga kita bisa segera menemukan masyarakat yang perlu dilakukan pemantauan lebih lanjut."

BERITA | NASIONAL

Kamis, 26 Mar 2020 19:45 WIB

Author

Wahyu Setiawan, Adi Ahdiat

Pemprov DKI Siap Lakukan Tes Cepat Covid-19 ke 100 Ribu Orang

Petugas medis melakukan tes cepat Covid-19 dari sampel darah yang diambil 'door to door' dari sejumlah kecamatan di Bekasi, Kamis (26/3/2020). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta siap melakukan rapid test atau tes cepat Covid-19 kepada 100 ribu orang. Prosedur pemeriksaannya telah dibuat dan alatnya sudah disebar ke sejumlah puskesmas serta rumah sakit di ibu kota.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jakarta Dwi Oktavia Handayani mengatakan, kelompok orang yang diprioritaskan menjalani tes cepat itu adalah tenaga medis dan kelompok warga berisiko.

"Kepada kontak pasien tadi yang berstatus juga ODP atau mempunyai kontak erat risiko rendah atau risiko tinggi, kepada mereka baru kita lakukan rapid test. Jadi kita tentu perlu melakukan rapid test ini secara cermat dan selektif, supaya juga kita bisa segera menemukan masyarakat yang perlu dilakukan pemantauan lebih lanjut dan juga lebih cepat untuk mendeteksi," kata Dwi dalam jumpa pers di Pendopo Balai Kota, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Dwi memastikan Dinas Kesehatan Jakarta sudah menelusuri orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19.

Ia juga memastikan puskesmas akan menerima masyarakat umum yang ingin menjalani tes cepat, dengan syarat mereka harus masuk kriteria berikut:

  • Pernah kontak erat dengan pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19;
  • Mengalami gejala Covid-19;
  • Memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri, dan;
  • Tinggal di area yang memiliki kasus positif Covid-19.

Dwi tak menjelaskan di mana lokasi tes cepat ini dilangsungkan. Namun, jika mengacu ke alur pemeriksaannya, orang yang hendak menjalani tes cepat harus terlebih dahulu mengisi formulir yang tersedia di puskesmas dan rumah sakit.

Jika seseorang mendapat hasil tes cepat positif, ia akan menjalani pemeriksaan lanjutan menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Namun jika hasil tes cepatnya negatif, ia akan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 20

Instagram Perketat Aturan Soal Iklan