Pemerintah Berencana Sediakan Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

"Kemenparekraf juga sedang melakukan koordinasi dengan penyedia transportasi, untuk menyediakan alat transportasi untuk para petugas medis dan Gugus Tugas," kata Wishnutama.

BERITA | NASIONAL

Senin, 23 Mar 2020 20:00 WIB

Author

Valda Kustarini, Adi Ahdiat

Pemerintah Berencana Sediakan Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

Tenaga medis Covid-19 di RSUD Soesilo Tegal, masih kekurangan APD sehingga memakai jas hujan plastik, Rabu (18/3/2020). (Foto: ANTARA)

KBR, Bogor - Pemerintah berencana menyediakan hotel untuk tempat tinggal sementara tenaga medis yang menangani kasus Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. Ia menyebut, rencananya tenaga medis dan anggota Gugus Tugas Covid-19 akan ditempatkan di hotel yang dekat dengan rumah sakit tempat mereka bertugas.

Ia juga mengatakan, bila diperlukan, hotel-hotel itu bisa menjadi tempat isolasi mandiri bagi masyarakat umum.

"Kemarin saya khusus sudah berbicara dengan kepala BNPB untuk berkoordinasi terkait hal penanganan wabah. Kemenparekraf juga sedang melakukan koordinasi dengan penyedia transportasi untuk menyediakan alat transportasi untuk para petugas medis dan Gugus Tugas," tambah Wishnutama dalam konferensi pers online, Senin (23/3/2020).


Stimulus untuk Sektor Pariwisata

Dalam kesempatan sama, Wishnutama menyatakan bakal mengusulkan stimulus keuangan baru untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, demi mengurangi potensi pemecatan karyawan di sektor tersebut.

Sebelumnya, pada Januari 2020 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah menyiapkan stimulus Rp298 miliar untuk promosi wisata ke negara-negara di luar Cina, yang saat itu tengah menjadi episentrum terbesar Covid-19 di dunia. 

Namun, setelah Covid-19 menyebar di Indonesia dan negara-negara Eropa, Wishnutama menunda pengucuran stimulus tersebut.

Sampai sekarang Wishnutama belum memastikan stimulus pengganti untuk sektor pariwisata, yang bisnisnya terhantam keras akibat wabah global Covid-19.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Instagram Perketat Aturan Soal Iklan

Kabar Baru Jam 7

Menakar Tawaran Pembangkangan Sipil terhadap Undang-undang Cipta Kerja

Masa Depan Anak Broken Home

Kabar Baru Jam 8