Jubir Covid-19: Pasien Sembuh Bisa Terinfeksi Lagi

"Kita masih belum mendapatkan data yang pasti apakah orang yang terinfeksi Covid-19 ini nanti akan kebal seumur hidup."

BERITA | NASIONAL

Jumat, 06 Mar 2020 17:29 WIB

Author

Dwi Reinjani, Adi Ahdiat

Jubir Covid-19: Pasien Sembuh Bisa Terinfeksi Lagi

Wujud mikroskopik SARS CoV-2, virus penyebab Covid-19. (Foto: www.nih.gov)

KBR, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Indonesia, Achmad Yurianto menyebut pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh bisa kembali terinfeksi.

“Kalau ketularan lagi, ya bisa sakit lagi. Karena kita masih belum mendapatkan data yang pasti apakah orang yang terinfeksi Covid-19 ini nanti akan kebal seumur hidup. Kita belum ada datanya karena virus ini sedang dalam penelitian,” kata Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Menurut Yuri, layaknya penyakit flu, pasien Covid-19 yang sudah sembuh harus menjaga ketahanan tubuhnya agar tidak kembali terinfeksi.


Tengok Juga:


Sudah Ada Kasus Reinfeksi Covid-19 di Sejumlah Negara

Kasus pasien Covid-19 yang sembuh tapi kembali terinfeksi sudah ditemukan di sejumlah negara, di antaranya di Jepang dan Cina.

Menurut tim peneliti dari Cina, kasus-kasus itu menunjukkan bahwa rumah sakit perlu mengevaluasi standar kesembuhan Covid-19.

"Empat pasien Covid-19 yang memenuhi kriteria untuk keluar rumah sakit atau menghentikan karantina di Cina, memiliki hasil tes RT-PCR positif (kembali terinfeksi) 5 sampai 13 hari kemudian," kata mereka dalam laporan riset yang dilansir JAMA Network, Kamis (27/2/2020).

"Temuan ini menunjukkan bahwa setidaknya sebagian dari pasien yang sembuh masih menjadi pembawa virus."

"Kriteria (pasien Covid-19 ) yang boleh keluar dari rumah sakit atau menghentikan karantina mungkin perlu dievaluasi kembali," lanjut mereka.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Ayo Belajar Kriya dan Seni

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Sejumlah Daerah di Indonesia Mulai Terapkan Karantina Wilayah