Sambut Raja Arab, Sejumlah Hotel di Bali Dikosongkan

Kapolda Bali Petrus Golose mengatakan, aparat akan diturunkan all out untuk mengamankan kunjungan Raja Arab, mengingat Bali merupakan kawasan wisata kelas dunia.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 01 Mar 2017 10:59 WIB

Author

Yulius Martony

Sambut Raja Arab, Sejumlah Hotel di Bali Dikosongkan

Pasukan pengaman VVIP dengan senjata lengkap di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Selasa (28/2/2017) untuk amankan kunjungan Raja Arab Saudi. (Foto: ANTARA)


KBR, Denpasar - Sambut Raja Arab, Sejumlah Hotel di Bali Dikosongkan - Aparat Kepolisian Bali mengosongkan sejumlah hotel menjelang kedatangan rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud, pada 4 Maret mendatang.

Kapolda Bali Petrus Golose mengatakan sudah memeriksa sejumlah hotel yang akan digunakan rombongan Raja Arab di kawasan Nusa Dua, Bali. Diantaranya Hotel Hilton, Lagoon Hotel, Hotel Melia dan Bulgari Hotel & Resort di Uluwatu.

"Baik kesiapan, kemudian untuk Hotel Saint Regis kemarin sudah dikosongkan, sudah dilakukan sterilisasi. Kita juga melakukan persiapan pengamanan hotel dari kedatangan sampai ke tujuan hotel,"  kata Petrus Golose di Denpasar, Rabu (1/3/2017).

Baca juga:  


Pengamanan Bali juga dilakukan oleh PolAir dan TNI AU. Selain itu juga telah dilakukan koordinasi dengan pihak keamanan Raja Arab melalui Kepala Kepolisian Arab Saudi.

Petrus Golose mengatakan, aparat akan diturunkan all out untuk mengamankan kunjungan Raja Arab, mengingat Bali merupakan kawasan wisata kelas dunia.

Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Anak Agung Sudana mengatakan pengamanan kedatangan rombongan Raja Arab terbagi tiga rombongan yaitu pengamanan untuk rombongan raja, rombongan menteri dan pengamanan untuk rombongan pangeran.

Kepolisian telah menyiapkan kendaraan 78 unit mobil dan 38 unit motor guna menjaga perjalanan rangkaian rombongan raja Arab. Untuk mengantisipasi keamanan di jalan, kendaraan umum akan dihentikan 500 meter sebelum traffic light.

Raja Salman bin Abdulaziz membawa 1.500 rombongan ke Indonesia dalam kunjungan selama sembilan hari dari 1-9 Maret 2017. Dari sembilan hari kunjungan, enam hari diantaranya akan digunakan untuk wisata ke Bali.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Virus Corona Bunuh 80 Orang, Indonesia Belum Keluarkan Travel Ban