PKB Banyuwangi Dukung Rhoma Irama Jadi Presiden

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi Jawa Timur, menyatakan dukungannya pada Rhoma Irama sebagai Calon Presiden. (Baca: Rhoma Irama Dicecar 30-an Pertanyaan)

BERITA

Rabu, 26 Mar 2014 19:16 WIB

Author

Hermawan

PKB Banyuwangi Dukung Rhoma Irama Jadi Presiden

PKB Banyuwangi, Rhoma Irama, Presiden

KBR68H, Banyuwangi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi Jawa Timur, menyatakan dukungannya pada Rhoma Irama sebagai Calon Presiden. (Baca: Rhoma Irama Dicecar 30-an Pertanyaan)

Ketua DPC PKB Banyuwangi Muhammad Djoni Subagio mengatakan, alasan memilih Rhoma Irama sebagai calon presiden, karena Banyuwangi merupakan basis pedukung Rhoma Irama. Sehingga jika PKB mengsung raja dangdut tersebut sebagai calon presiden, bakal mendapat dukungan penuh dari kader PKB Banyuwangi.

Djoni mengklaim, tidak hanya PKB Banyuwangi saja yang mendukung pencapresan Rhoma Irama. Kader PKB di wilayah tapal kuda yang meliputi Kabupaten Situbondo, Bondowoso dan Jember juga mendukung Rhoma Irama sebagai capres dari PKB.

“Bang Rhoma ke sini ini kan karena Banyuwangi bagian daripada dukungan kepada Bang Rhoma. Nanti kita upayakan tergantung beliaunya ini kalau saya siap. Kordinator seluruh DPC seluruh Jawa Timur, kebetulan saya Banyuwangi jadi kalau tapal kuda sudah ada komitmen. Beberapa waktu saya sudah sempat kordinasi mau komunikasi maunya kan minta petunjuk Bang Rhoma atau timnya untuk kita mendeklarasikan dukungan penuh diawali dari DPC, DPC  Jawa Timur untuk Bang Rhoma,” kata Muhammad Djoni Subagia (26/3).

Ketua DPC PKB Banyuwangi Muhammad Djoni Subagio menambahkan, pihaknya bakal membawa dukungan ini ke Musyawarah Nasional PKB di Jakarta. Karena keputusan nama capres yang diusung ada pada Munas PKB.

Penyanyi dangdut Rhoma Irama bersama Soneta Grup mengisi kampanye akbar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Lapangan Maron Kecamatan Genteng Banyuwangi Jawa Timur Rabu ini.

Rhoma Tak Percaya Survei

Sementara, terkait elektabilitas nama-nama capres yang dilakukan berbagao lembaga survei, Rhoma Irama mengaku tidak percaya jika ia ditempatkan di posisi paling buncit. Menurutnya hasil survei itu tidak identik dengan realitas yang ada.

Raja dangdut tersebut mencontohkan banyak hasil survei yang pada pemilihan Gubernur Jakarata dulu menempatkan Fauzi Bowo atau Foke selalu di atas Joko Widodo atau Jokowi.

“Namun Kenyataanya justru terbalik, Jokowi yang memenangi pemilihan Gubernur DKI Jakarta,” cetus Rhoma Irama dikonfirmasi seusai melakukan kampanye terbuka PKB di Banyuwangi Jawa Timur (26/3).

Rhoma Irama menduga namanya jarang muncul dalam bursa capres karena lembaga survei itu tidak pernah mencantumkan namanya di dalam melakukan survei. “Terkait hal itu saya sudah mendapatkan laporan ini dari para penggemar saya. Contohnya saja ada lima capres yang di survei ternyata nama Rhoma di situ tidak ada, ya wajar aja kalau saya ada di posisi terakhir setiap kali ada survei,”kata Rhoma.

Padahal kata Rhoma dari berbagai konser yang digelar di berbagai daerah untuk mengisi kampanye PKB, antusiasme masyarakat untuk mendukung dirinya maju sebagai capres nanti sangat besar.

Hasil survei terbaru Pol-Tracking Institute yang dirilis Ahad, 23 Maret 2014 menyebutkan Rhoma Irama merupakan kandidat capres dengan kualitas terendah. Dia menduduki posisi terbawah dari 35 nama dalam hal kualitas kandidat capres.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Hutan dan Sabana Gunung Rinjani Terbakar

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Inggris Bersikeras Tinggalkan Uni Eropa 31 Oktober 2019

Kabar Baru Jam 17