Kemenhub: Pengiriman Kargo dari Tiongkok Tidak Tularkan Virus

"Pemerintah memutuskan bahwa pengiriman kargo dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok) tetap berjalan seperti biasa."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 05 Feb 2020 12:13 WIB

Author

Adi Ahdiat

Kemenhub: Pengiriman Kargo dari Tiongkok Tidak Tularkan Virus

Ilustrasi: Pelabuhan bongkar muat barang di Tanjung Priok, Jakarta (25/6/2019). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan pengiriman kargo dari Tiongkok ke Indonesia akan tetap berjalan, meski negara tersebut tengah dilanda wabah virus Corona Novel.

"Berdasarkan hasil rapat terbatas dengan Presiden kemarin sore yang dihadiri Bapak Menhub, pemerintah memutuskan bahwa pengiriman kargo dari RRT (Republik Rakyat Tiongkok) tetap berjalan seperti biasa," kata juru bicara Kemenhub Hengki Angkasawan dalam rilisnya, Rabu (5/2/2020).

Hengki menjelaskan, seperti sudah ditegaskan organisasi kesehatan dunia WHO, sampai sekarang belum ada temuan bahwa virus Corona Novel bisa menular lewat barang atau kargo.

"Yang dihentikan sementara adalah pengiriman hewan hidup dari RRT,” jelas Hengki.

"Penghentian pengiriman hewan hidup dari Tiongkok dilakukan karena diketahui penularan virus Korona, selain ditularkan dari manusia ke manusia, juga dapat ditularkan dari hewan hidup,” ujarnya.

Hengki mengatakan, detail penghentian pengiriman hewan hidup dari RRT ke bandara ataupun pelabuhan Indonesia akan dibuat oleh Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perhubungan Laut.

Sedangkan untuk pengaturan pengiriman produk holtikultura seperti bawang, buah-buahan atau produk makanan lain dari RRT, Kemenhub akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemendag, Kementan, dan Kemenkes. 


Penerbangan Indonesia-Tiongkok Dihentikan Sementara

Juru bicara Kemenhub Hengki Angkasawan juga menegaskan bahwa mulai Rabu (5/2/2020) Indonesia menghentikan sementara penerbangan penumpang dari dan ke Tiongkok sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

"Hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi Pemerintah untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Corona yang telah ditetapkan oleh WHO sebagai global epidemic dengan status darurat global," jelasnya.

"Kemenhub telah mengimbau kepada operator penerbangan agar menginformasikan rencana penundaan tersebut kepada masyarakat untuk meminimalisir kerugian dari penumpang."

Kemenhub mengaku sedang menginventarisir dampak-dampak yang ditimbulkan akibat dari penundaan penerbangan tersebut. 

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Bagaimana Ketersediaan Tenaga Medis untuk Penanganan Covid-19

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15