Dilarang, Impor Hewan Hidup dari China

"Maka kebijakan pemerintah adalah akan melarang impor life animal dari China. Jadi ini kalau ada yang sekarang dikirim ke Indonesia akan kita kembalikan,” ujar Airlangga Hartarto.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 04 Feb 2020 20:01 WIB

Author

Dwi Reinjani

Dilarang, Impor Hewan Hidup dari China

Ilustrasi. Seekor Kukang di BKSDA Aceh menjalani perawatan rutin di Banda Aceh (30/1/2020). (Foto: ANTARA/Irwansyah Putra)

KBR, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia akan melarang impor hewan hidup dari China. Larangan tersebut dikeluarkan untuk mencegah masuknya Virus Corona yang menyebar di Provinsi Hubei, China ke Indonesia.

“Terkait dengan Kementerian Perdagangan itu karena tadi disampaikan bahwa metode dari pada transmisi ini melalui human to human dan juga wild animal. Maka kebijakan pemerintah adalah akan melarang impor life animal dari China. Jadi ini kalau ada yang sekarang dikirim ke Indonesia akan kita kembalikan,” ujar Airlangga Hartarto, di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

Namun, Airlangga mengatakan, terkait impor barang dan beberapa komoditas perkebunan dan pertanian masih diperbolehkan untuk diimpor, seperti hortikultura, bawang putih, dan buah-buahan. 

Menko bidang Perekonomian menambahkan, Pemerintah  akan menerapkan pelarangan impor hewan hidup itu hingga pertengahan Februari ini.

Peringatan dari Dubes China untuk RI

Sementara itu, Pemerintah China menyatakan, rencana penghentian impor produk pertanian dari China oleh Indonesia, bisa berdampak negatif bagi hubungan perdagangan kedua negara.

“Tindakan itu (penghentian impor) akan merugikan hubungan dagang antara kedua negara dan juga akan memberikan dampak negatif kepada hubungan kedua negara,” kata Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, dalam jumpa pers yang digelar di kediaman resminya di Jakarta, Selasa (4/2/2020).  

Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian menyatakan prihatin terhadap rencana pemerintah Indonesia itu, karena kalau dilakukan bisa berdampak buruk bagi hubungan kedua negara. Apalagi menurut Xiao seperti dikutip Antara, sampai saat ini belum ada bukti, Virus Corona bisa ditularkan melalui barang-barang impor. 

Dubes China untuk Indonesia juga mengutip pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang tidak setuju kalau dunia menerapkan pembatasan perdagangan dengan China.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan bahwa mereka tidak setuju terhadap tindakan pembatasan perdagangan ke arah China,” kata Xiao, merujuk pada pernyataan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang mengatakan tidak ada alasan untuk mengintervensi perdagangan dan perjalanan internasional terkait Virus Corona. 

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mengusung Pilkada yang Sehat dan Berkualitas