Mafia Bola di PSSI, Jokowi: Tuntaskan sampai Bersih

"Agar bola kita betul-betul bersih, yang juara betul-betul juara."

BERITA , NASIONAL

Jumat, 22 Feb 2019 13:29 WIB

Author

Dian Kurniati, Dwi Reinjani

Mafia Bola di PSSI, Jokowi: Tuntaskan sampai Bersih

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) saat tiba di gedung Krimum sebelum menjalani pemeriksaan, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/2/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo memerintahkan Polri menuntaskan masalah mafia skor pertandingan bola, yang menjerat pejabat di Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Jokowi mengatakan, pemerintah menyerahkan pengusutan mafia bola tersebut pada Satgas Mafia Bola Polri.

Meski begitu, kata dia, manajemen PSSI juga perlu dibenahi, misalnya melalui kongres agar kecurangan skor bola tak terulang.

"Itu sudah menjadi kewenangan Polri untuk menyelesaikan ini. Jadi kalau saya, selesaikan sampai tuntas, agar bola kita betul-betul bersih, yang juara betul-betul juara. Jangan sampai kita sudah terlanjur, 'Wah juara, juara, juara', ternyata banyak pengaturan skor," kata Jokowi di GOR Pasar Minggu Jakarta, Jumat (22/02/2019).

Jokowi mengatakan, mafia bola menyebabkan pertandingan bola di Indonesia berjalan tidak adil. Sehingga, kata dia, kecurangan dalam pengaturan skor harus dihilangkan, agar pemain mendapat hasil yang adil.

Jokowi berkata, pemerintah tak bisa ikut campur dalam kepengurusan PSSI. Meski begitu, kata Jokowi, PSSI bisa menggelar kongres yang sesuai anggaran dasar dan rumah tangga organisasi tersebut, lantaran Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, juga telah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Hari ini kepolisian Jakarta memeriksa Joko. Kata dia, ada 15 lebih pertanyaan dari penyidik,   terkait temuan penggeledahan.

Ditemui usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jokdir biasa ia disapa mengatakan cukup lancar dalam memberi keterangan pada penyidik. Bahkan ia merasa nyaman dengan pertanyaan-pertanyaan dari penyidik.

“Tentu ada hubungannya dengan peristiwa penggeledahan di (Rasuna Official Park) ROP di Jakarta saat saya berada di Abu Dhabi. Tapi substansinya karena ini sudah masuk di proses hukum kita semua tunggu, mudah-mudahan nanti segera bisa dituntaskan. Dan Sekali lagi saya menyampaikan penyidik dan satgas telah melayani proses penyidikan ini sangat baik,sangat nyaman dan profesional,” ujar Jokdir, kepada wartawan, Jumat (22/02/2019).

Pemeriksaan ini adalah kali kedua Jokdir dipanggil oleh satgas anti mafia bola ke Polda Metro Jaya. Beberapa hari sebelumnya ia juga diperiksa dengan lama waktu pemeriksaan yang hampir sama dan jumlah pertanyaan yang tak jauh berbeda. Jokdir mengatakan tidak menutup kemungkinan akan ada panggilan berikutnya.

“Bisa saja ada pertemuan berikutnya untuk melengkapi data-data yang dirasa kurang. Dan saya siap melakukan pemeriksaan berikutnya.” Ujar Jokdir.

Jokdir juga mengatakan setelah pemeriksaan hari ini, ia tetap melakukan rutinitasnya seperti biasa, ngantor dan menyelesaikan urusan administrasi dalam jabatannya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Insiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak

Inisiatif Masyarkat untuk Wujudkan Hunian yang Layak

Inisiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak

Inisiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak

Inisiatif Masyarakat untuk Wujudkan Hunian yang Layak