Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Tidur, dari Obesitas hingga Pelupa

Berikut adalah sejumlah gangguan kesehatan yang bisa muncul akibat kurang tidur. Mulai dari penyakit dalam, obesitas, sampai gangguan stres.

RUANG PUBLIK , BERITA , NASIONAL

Rabu, 27 Feb 2019 15:45 WIB

Author

Adi Ahdiat

Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Tidur, dari Obesitas hingga Pelupa

Ilustrasi. (Foto: Pixabay/Creative Commons)

Tidur adalah kegiatan yang sangat penting bagi manusia, baik bagi kondisi jasmani maupun rohaninya.

Berikut ini adalah sejumlah gangguan kesehatan yang bisa muncul akibat kurang tidur. Mari lihat daftarnya:


1. Penyakit Dalam

Kurang tidur bisa memicu berbagai penyakit pada organ dalam seperti sakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, dan bahkan diabetes.

Karena itu, Kemenkes RI menganjurkan agar setiap orang tidur cukup, yakni selama durasi waktu tertentu yang sesuai dengan kelompok usianya.


Baca Juga: Berapa Lama Waktu Tidur yang Ideal? Ini Penjelasan Kemenkes


2. Obesitas

Menurut keterangan dari Kemenkes RI, kurang tidur bisa berakibat pada obesitas atau kegemukan.

Ketika seseorang terjaga di malam hari, maka ia cenderung akan merasa lapar dan hasrat untuk makannya akan meningkat.

Jika hal itu terjadi secara berulang dalam jangka waktu panjang, maka orang tersebut berisiko mengalami kenaikan berat badan hingga di atas ukuran ideal.

Ekstremnya, kurang tidur bahkan berpotensi memicu obesitas, yakni penumpukan lemak tubuh dalam jumlah besar yang bisa mengakibatkan kondisi kesehatan kronis.


3. Sulit Konsentrasi

Daya konsentrasi seseorang juga bisa berkurang signifikan akibat kurang tidur. Hal ini umum terjadi pada kalangan pelajar ataupun para pekerja yang waktu tidurnya tidak teratur.

Kesulitan konsentrasi ini umumnya dibarengi dengan kesulitan mengingat, kesulitan memahami sesuatu, ataupun kesulitan dalam problem solving. Berbagai gangguan kognitif ini tentu bisa mengganggu produktivitas dan rutinitas kerja harian seseorang.


4. Kulit Kusam

Kurang tidur bisa membuat kulit terlihat pucat, kusam, serta menambah kerutan halus di wajah. Jika terjadi dalam jangka waktu panjang, kurang tidur bisa sangat mengganggu kesehatan kulit dan penampilan Anda.


5. Stres

Seseorang yang kurang tidur bisa mengalami peningkatan stres. Hal ini salah satunya ditandai dengan munculnya emosi negatif seperti keinginan untuk marah, sedih, atau murung yang sulit dikendalikan.


6. Sering Lupa

Jika Anda sering terlupa akan sesuatu, semisal lupa menaruh barang atau lupa akan sebuah janji, ada kemungkinan itu disebabkan porsi tidur Anda yang kurang ideal.


7. Sulit Fokus Saat Berkendara

Jika Anda rutin berkendara dengan mobil atau motor, Anda harus menyiapkan waktu tidur yang cukup di malam hari.

Pasalnya, kurang tidur bisa menyebabkan kesulitan fokus saat berkendara. Jika tidak disikapi dengan serius, hal ini tentu bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang membahayakan diri Anda sendiri dan orang lain.


Tips Untuk Tidur yang Berkualitas

Untuk mendapat kualitas tidur yang baik, Kemenkes RI menganjurkan agar menghindari konsumsi kafein, rokok dan alkohol sekurang-kurangnya dua jam sebelum tidur.

Kafein yang terdapat pada kopi dan teh terbukti bisa mengganggu pola tidur seseorang. Kandungan alkohol dan nikotin juga bisa menjadi stimulan bagi pusat syaraf yang membuat susah tidur.

Selain mengatur pola konsumsi, Kemenkes RI juga menganjurkan agar rutin berolahraga setiap hari. Namun jangan berolahraga mendekati jam tidur, karena tubuh akan berada dalam kondisi “bersemangat” hingga sulit merasa rileks.

Padahal, hal utama yang dibutuhkan untuk mendapat tidur berkualitas adalah kondisi tubuh, pikiran serta mental yang rileks dan tenang.

(Sumber: www.kemkes.go.id)

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Bagaimana Kinerja KPK Setelah Komisioner Kembalikan Mandat?

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

What's Up Indonesia