Share This

Bangkai Paus Bryde Terdampar di Aceh Singkil

"Untuk dilakukan otopsi tidak mungkin karena kondisi bangkai sudah pecah dari perutnya,”

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 20 Feb 2018 09:58 WIB

Bangkai paus bryde terdampar di Pulau Asok, Kecamatan Pulau Sibanyak, Kabupaten Aceh Singkil. (Foto: BKSDA Aceh)

KBR, Singkil– Seekor paus bryde  ditemukan menjadi bangkai di kawasan Pulau Asok, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Bangkai mamalia dewasa ini diperkirakan mati sejak 2 minggu lalu.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, kondisi bangkai paus sudah membusuk dengan menimbulkan bau yang menyengat.   BKSDA belum dapat memastikan penyebab utama binatang laut itu mati di pulau tersebut.

”Ditemukan sudah mengambang. Untuk dilakukan otopsi tidak mungkin karena kondisi bangkai sudah pecah dari perutnya,” kata Sapto Aji.



Ia menambahkan,  bangkai paus yang sudah membusuk ini akan dikubur oleh BKSDA bersama warga nelayan setempat. Paus  itu memiliki panjang 7 Meter dengan berat  di atas 20 ton.

”Jadi, Kepala Resort Pulau Banyak BKSDA Aceh, Kliwon, diberitahukan nelayan, bahwa ada bangkai paus yang terdampar di Pulau Asok. Kemudian, dilaporkan kepada Danpos AL, Wiwin Yulianto, yang dengan seketika tim gabungan langsung bergerak ke TKP menggunakan speed boat atau perahu karet,” tuturnya.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.