Lima Persen Pemilih Tetap di TTU Tidak Punya NIK

Sekitar 7000 pemilih dari 155 ribu lebih pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

BERITA

Jumat, 21 Feb 2014 19:11 WIB

Author

Oscar Praso

Lima Persen Pemilih Tetap di TTU Tidak Punya NIK

Lima Persen, Pemilih Tetap, TTU, NIK

KBR68H,TTU - Sekitar 7000 pemilih dari 155 ribu lebih pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Juru bicara KPU Timor Tengah Utara, Fidelis Olin mengatakan, temuan ini sudah disampaikan kepada pemerintah daerah setempat, untuk dilakukan perbaikan. Bila tidak maka ribuan pemilih tanpa NIK ini akan dicoret dari DPT  dan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

"Untuk DPT Pileg di Kabupaten TTU itu sebanyak 155.153 pemilih. Secara nasional kita termasuk salah satu kabupaten penyumbang NIK Invalid itu, sekitar 7.000-an. Oleh Karena itu kita sudah berkoordinasi dengan pemda untuk menyelesaikan pemilih yang NIK invalid ini. Soalnya pemda yang punya hak memberikan nomor NIK tersebut," katanya Kepada KBR68H di Kefamenanu Jumad (21/02).

Juru bicara KPU Timor Tengah Utara, Fidelis Olin menambahkan, dijadwalkan 26 Februari nanti, KPU dan pemerintah setempat duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.

Kata dia pemilih tetap yang tidak memiliki NIK tersebar di 24 kecamatan. Jumlah terbanyak berada di Kecamatan Kota Kefamenanu, yang hampir mencapai 1000 pemilih. Daftar Pemiih Tetap (DPT) Pemilu 2014 Kabupaten Timor Tengah Utara sendiri,  sudah mengalami perubahan sebanyak empat kali.

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Ramadan Kelabu Korban Gempa Malang

Kabar Baru Jam 7

Maqam Ibrahim: Mengaji Artefak Arkeologi

Kebebasan dalam Berpakaian

Kabar Baru Jam 8