Berbagi Pengalaman Melalui Kelas Inspirasi

Berbagi pengalaman adalah hal menyenangkan. Namun, terkadang terbentur waktu dan tempat.

BERITA

Jumat, 22 Feb 2013 10:25 WIB

Author

Indra Nasution

Berbagi Pengalaman Melalui Kelas Inspirasi

kelas inspirasi

Berbagi pengalaman adalah hal menyenangkan. Namun, terkadang terbentur waktu dan tempat. Namun kini ada kelas inspirasi yang bisa memberi kesempatan itu kepada anda para profesional dari berbagai jenis pekerjaan. Di kelas ini anda akan diberi kesempatan untuk menjadi inspirasi bagi anak-anak SD yang kelak menjadi penerus bangsa.

Tim Sosialisi Program Kelas InspirasiAstari Yanuarti mengatakan jadi di definisikan kelas inpirasi sebuah gerakan yang menggerakan perkeja profesoionla di kota-kota besar untuk mengajar selama sehari di sekolah dasar, penggagas adalah Indonesia mengajar, kelas inpirasi baru dimulai tahun 2012 untuk mewadai keinginan profesional muda hasrat ingin membantu pendidikan indonesia.

Pada tahun ini, sebanyak 599 relawan pengajar dari kalangan pekerja profesional telah terpilih dari 1.158 pekerja profesional yang mendaftar. Selama sehari, para relawan ini akan menjadi guru di 58 SD negeri di Jakarta. Dalam kesempatan itu, mereka yang berasal dari berbagai profesi akan menjelaskan mengenai apa saja yang dilakukannya.

“Pada tahun pertama, di tahun lalu ada 200 pengajar yang berhasil lolos dari 600 orang. Mereka mengajar di 25 sekolah dasar yang ada di Jakarta,” tambah Astari.

Alasan hanya memilih sekolah dasar sebagai kelas inspirasi, menurut Astari karena di usia itu, adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan profesi. Karena ketika sudah masuk usia remaja siswa cendrung hanya mengenal profesi yang itu-itu saja.

“Karena ketika mereka sudah SMP, SMA, mereka cendererung profesi yang mereka kenal sudah dihajar, karena di SD saat usia yang paling penting untuk menanamkan cita-cita, dan ingin mengenalkan sebanyak mungkin profesi yang bisa dicita-citakan anak sekolah dasar, “ jelas Astari.

Jika tahun lalu hanya diselenggarakan di Jakarta maka pada tahun ini Astari menjelaskan ada lima kota lain yang juga akan menjalankan program Kelas Inspirasi. Adapun kota tersebut adalah Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Pekanbaru dengan jumlah total sekolah 122 SD.

Zulfa Failasufa yang berprofesi sebagai pemasar di salahsatu perusahaan di Jakarta mengatakan sangat senang sekali bisa bergabung dalam kelas inspirasi. Menurutnya kelas ini merupakan merupakan peluang untuk mengabdi terhadap bangsa dengan cara yang sederhana.

“Sebenarnya saya tertarik banget, kelas ini intinya untuk membangun pendidikan Indonesia dan mencerdaskan kehidupan bangsa, sangat mulia dan benar-benar berguna, kita tahu sendiri indonesia buruknya itu di pengelolahan sumber daya manusia,” kata Zulfa.

Walau hanya setahun sekali kelas ini dibuka, Zulfa mengaku hal ini tidak main-main. Walaupun telah usai, menurutnya ilmu bisa terus dikembangkan di lingkungan sekitar. Dan itu tergantung individunya apakah mau terus mengembangkan pengabdian ini.

“Tetapi menurut saya itu tergantung kitanya, kita memberikan sumbangsi pendidikan tidak hanya harus di kelas inspirasi, kita bisa ciptakan kelas inpirasi kita sendiri, dan tidak hanya saat ini saja. Dan saya pun terus mengembang kan ini,” terang Zulfa.

Sebagai seorang pemasar awalnya Zulfa, mengaku kesulitan untuk menginspirasikan pekerjaan. Namun Zulfa mecoba memberikan contoh dengan peristiwa-peristiwa yang ada dilingkungan sekitar.

“Mereka membandingkan dengan lingkungan sekitar, misalnya ada ibu-bu yang di kantin jualan dan ada bapak-bapak yang jualan kerak telor, intinya adalah jualan, mungkin beda di mana tempat jualannya, dan apa barang yang kita jualan, dan mereka paham, ada yang ingin jualan siomay, tidak apa-apa yang penting seribu toko,” jelas Zulfa.

Selain memberikan inpirasi, ternyata kelas ini juga turut menginspirasikan Zulfa dengan profesi pengajar lainnya. “Justru kita banyak belajar juga, dan saling bertukar ide dan pengalaman, dan tak sabar untuk di acara refleksi dan evaluasi, dan langka apa selanjutnya yanng akan dilakukan,” ujar Zulfa.

Menurut Zulfa kelas inpiransi harus ditularkan ke seluruh pelosok Indonesia. Dengan begitu semua profesi di Indonesia dapat di bagi. Dan anak-anak di Indonesia dapat mengenal profesi itu sehingga cita-cita anak Indonesia tak seragam.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17