Tempat Isolasi Darurat Covid, Kurangi Beban Rumah Sakit di Jabar

"Kebijakan memindahkan yang gejala ringan ke nonrumah sakit, maka BOR (bed occupancy rate) rumah sakit ada di 70 persen,"

BERITA | RAGAM | NUSANTARA

Selasa, 26 Jan 2021 18:19 WIB

Author

Arie Nugraha

Tempat Isolasi Darurat Covid, Kurangi Beban Rumah Sakit di Jabar

Gubernur Ridwan Kamil meninjau Rumah Sakit darurat COVID-19 di Secapa AD, Bandung, Jabar, Selasa (12/1). (Antara/Agung Rajasa)

KBR, Bandung-  Pemerintah Jawa Barat mengatakan tempat isolasi darurat COVID-19 mengurangi beban rumah sakit dalam penanganan pasien yang terkonfirmasi positif terpapar. Kondisi kapasitas tempat tidur di 308 rumah sakit penanganan COVID-19, kini telah terisi 7.859 per 23 Januari 2021 dan sisanya 3.236 tempat tidur.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil jika dilihat secara persentase, jumlah tersebut mengalami penurunan hampir 10 persen. Pekan yang lalu Ridwan Kamil mengatakan keterisian tempat tidur pasien COVID-19 berada di 80 persen.

"Bed occupancy-nya ada di 70 persen. Setelah beberapa waktu lalu sempat 80 persen, sempat 77 persen. Berkat gedung-gedung baru dan kebijakan memindahkan yang gejala ringan ke nonrumah sakit, maka BOR (bed occupancy rate) rumah sakit ada di 70 persen," ujar Ridwan Kamil dalam keterangan resminya dari kanal YouTube akun Humas Jabar,  Bandung, Selasa (26/01).

Dari jumlah persentase yang disebutkan oleh Ridwan Kamil, termasuk untuk 11 rumah sakit yang merawat terbanyak kasus COVID-19 pada periode tanggal 23 Januari 2021. Rumah sakit itu didominasi di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok serta Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek) selain kawasan Bandung Raya, ditambah Kabupaten Garut dan Kabupaten Cianjur.

Rumah sakit itu adalah RSUD Cibinong Kabupaten Bogor, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, RSUP Dr. Hasan Sadikin Kota Bandung, RSU Advent Kota Bandung, RSUD Sayang Cianjur, RSUD Provinsi Jabar Al Ihsan Kabupaten Bandung, RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut, RSU Hermina Kota Bekasi, RS Primaya Bekasi Barat Kota Bekasi, RSU Mitra Keluarga Bekasi Timur Kota Bekasi dan RSU Immanuel Kota Bandung.

Berdasarkan laporan Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Jawa Barat pada  25 Januari 2021, ketersediaan tempat tidur (BOR) di RS Darurat Secapa TNI AD masih tersedia 105 tempat tidur dan 75 tempat tidur isolasi telah terisi. Sedangkan BOR RS Darurat Stadion Patriot Bekasi sudah terisi 54 tempat tidur dan tersisa empat tempat tidur.

Sementara BOR RS Darurat Lapangan Bogor masih tersedia 26 tempat tidur dan yang terisi 30 tempat tidur. Untuk di pusat isolasi yang dimiliki oleh pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota, secara keseluruhan telah terisi 1.816 dan tersisa 1.195 tempat tidur.

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Vaksin COVID-19: Kenali Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)