Gubernur Kalbar Anggarkan Beasiswa untuk Mahasiswa Jurusan Nuklir dan Lalu Lintas

"Nanti kita cari bibit-bibit unggul daerah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang bidang ilmunya sangat kita butuhkan. Misalnya ahli teknik nuklir dan ahli pengatur lalu lintas."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 29 Jan 2020 21:53 WIB

Author

Edho Sinaga

Gubernur Kalbar Anggarkan Beasiswa untuk Mahasiswa Jurusan Nuklir dan Lalu Lintas

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji di Kantor Gubernur di Pontianak, Selasa (28/1/2020). (Foto: ANTARA/Jessica Helena)

KBR, Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji akan meneruskan program beasiswa yang menjadi janjinya saat menjadi calon Gubernur Kalbar di 2018 lalu.

Sutarmidji mengatakan, setelah beasiswa dari SD hingga SMP dan di 2019 SMA diberikan ke seluruh siswa sekolah negeri, maka dalam rancangan program 2020, jenjang mahasiswa juga akan diberikan beasiswa tersebut.

Namun, kata dia, beasiswa penuh ini akan diberikan pada siswa yang memilih jurusan yang sangat dibutuhkan, semisal teknik nuklir dan ahli pengatur lalu lintas.

Hingga saat ini, kata Sutarmidji, Kalimantan Barat belum memiliki dua sarjana dari bidang tersebut. Padahal sejumlah kota di Kalbar sangat membutuhkan ahli pengatur lalu lintas, agar tidak semrawut seperti sekarang ini.

Begitu pula dengan sarjana teknik nuklir. Ketersediaan uranium dan wacana mendirikan PLTN di Kalbar sepertinya bakal menjadi rencana jangka panjang pembangunan daerah Kalbar.

Sutarmidji mengatakan, daerah perhuluan atau timur Kalbar memiliki cadangan uranium yang tinggi. Hal ini bisa menjawab kekurangan ketenagalistrikan di Provinsi setempat.

“Saya serius ini. Kalau SMA/SMK sudah kita bebaskan (biaya sekolah/beasiswa). Nanti kita akan cari bibit-bibit unggul daerah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang bidang ilmunya sangat kita butuhkan. Misalnya kita butuh ahli teknik nuklir dan ahli pengatur lalu lintas. Coba berapa ahli itu yang kita punya? Mana ada. Seharusnya tiap kota punya ahli pengatur lalu lintas biar tidak semerawut,” kata Sutarmidji di Pontianak, Rabu (29/1/2020) sore.

Di tahun pertama menjabat, Sutarmidji telah menganggarkan beasiswa pendidikan senilai Rp65 miliar. Angkanya dinaikkan di tahun 2019 menjadi Rp 180 miliar.

Beasiswa ini diterima sedikitnya 142 ribu siswa dari setiap jenjang pendidikan minus perguruan tinggi.

Pada anggaran perubahan 2020, Sutarmidji akan mengusahakan peningkatan anggaran pendidikan khususnya beasiswa bagi siswa berprestasi baik SMA/SMK yang ada di provinsi ini, untuk ke depan bisa menjadi ahli dalam bidang yang langka dan dibutuhkan di daerah.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

RUU Ketahanan Keluarga Campuri Ranah Pribadi?

Kabar Baru Jam 13

Choirul Anwar: Masyarakat Harus Bijak Gunakan Popok