Share This

Lantik Idrus Jadi Mensos, Ini Pertimbangan Jokowi

"Urusan di Kemensos ini banyak sekali. Seperti sekarang kaya PKH,"

BERITA , NASIONAL

Rabu, 17 Jan 2018 11:37 WIB

Lantik Idrus Jadi Mensos, Ini Pertimbangan Jokowi

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo hari ini melakukan perombakan kabinet atau reshuffle di sejumlah kementerian. Dua posisi menteri yang diganti yakni Menteri Sosial dan Kepala Staf Kepresidenan. Presiden Jokowi menunjuk Sekjen  Partai Golkar Idrus Marham sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang mengundurkan diri karena mengikuti pemilihan gubernur Jawa Timur. Sementara untuk Kepala Staf Presiden yang sebelumnya dijabat Teten Masduki, akan diisi oleh bekas Panglima TNI  Moeldoko.

Jokowi menilai Idrus Marham cocok sebagai Menteri Sosial karena menguasai lapangan. Kata dia, Idrus memiliki banyak pekerjaan rumah antara lain soal program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan nontunai.

"Urusan di Kemensos ini banyak sekali. Seperti sekarang kaya PKH, PKH itu meloncat dari enam juta menjadi sepuluh juta. Jadi persiapan pendamping-pendamping ini pekerjaan besar. Bukan pekerjaan yg mudah. Kemudian pembagian beras yang sekarang sebagian dipindah ke bantuan pangan nontunai. Itukan lapangannya memerlukan penanganan yang tidak mudah. Jadi kalau seperti ini tidak segera diambil alih oleh yang betul-betul mengerti mengenai lapangan," kata Jokowi usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Baca: Lantik Menteri Baru, PKB Pertanyakan Jokowi Tak Ganti Airlangga

Adapun terkait pemilihan Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan Jokowi enggan menjelaskan. Ia hanya menekankan bahwa semua keputusan tersebut telah melalui pertimbangan yang matang.


"Ya banyak saya kira pertimbangan. Soal apa yang sudah kita putuskan itu sudah melalui pertimbangan yang panjang, kalkulasi perhitungan yang panjang."

Sementara Teten Masduki yang posisinya di KSP digantikan Moeldoko, Jokowi menempatkannya sebagai koordinator staf khusus presiden.

"Pak Teten sekarang ada di dekat saya tiap hari. Di koordinator staf khusus, setiap hari harus di dekat saya.

Jokowi melantik dua menteri baru di kabinet kerja sekitar pukul 9.30 WIB. Di waktu yang sama Jokowi juga melantik Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar.


Editor: Rony Sitanggang
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.