TNI Dilibatkan Capai Swasembada Pangan

Pemerintah yakin swasembada pangan untuk padi, jagung dan kedelai bakal tercapai tiga tahun mendatang. Untuk mencapai ini, pemerintah melibatkan TNI mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat kementerian untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan.

NASIONAL

Senin, 12 Jan 2015 07:16 WIB

Author

Nur Azizah

TNI Dilibatkan Capai Swasembada Pangan

tni, swasembada pangan

KBR, Jakarta - Pemerintah yakin swasembada pangan untuk padi, jagung dan kedelai bakal tercapai tiga tahun mendatang. Untuk mencapai ini, pemerintah melibatkan TNI mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat kementerian untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan. 


Dirjen Prasarana dan sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Sumarjo Gatot Irianto mengatakan, koordinasi antara desa dan Babinsa ini sudah dilakukan Januari ini. 


"Karena kita melibatkan TNI sampai level desa. Jadi medan tempur kita ini sudah dipetakan sampai level desa. Desa ini akan bersinergi antara kepala desa dengan Babinsa. Di tingkat Kecamatan, kepala cabang dinas kecamatan dengan komandan Koramil, naik sampai provinsi sampai pusat," kata Gatot kepada KBR, Minggu (11/1).


Kamis (8/1) lalu, Kesepakatan Kerja Sama (KKS) antara Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kasad TNI Gatot Nurmantyo diteken. Dalam kerjasama itu dijelaskan TNI akan terlibat memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian. 


Menteri Pertanian Amran Sulaima mengklaim, pelibatan TNI dalam mendongkrak produktivitas pertanian sudah terbukti pada masyarakat di Sulawesi Selatan. Masyarakat pengelola 2.400 hektar lahan di provinsi itu mampu meningkatkan hasil panen dari 6 ton menjadi 9 ton selama pembinaan dari TNI.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menunggu Sanksi Aparatur Tak Netral di Pilkada