Share This

Asia Calling Program 14 October 2017

Children and teenagers become victims in The Philippines bloody war on drugs. A strange and sinister series of attacks target women's hair in India. Aboriginal activist walks 6000 km for justice.

ASIACALLING , ENGLISH

Sabtu, 14 Okt 2017 12:36 WIB

Attackers cutting off women’s hair and disappearing. In the Indian controlled Kashmir Valley, the strange attacks have sparked more unrest.

Philippines President Duterte, has been called ‘The Punisher’ for his brutal approach to drugs. But now he is beginning to be punished in the polls, as children and teenagers are murdered in his bloody war on drugs. 

And in Australia, an Aboriginal activist walks his talk. Travelling 6000 kilometres across the country by foot to raise awareness of Indigenous issues.

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.