Jelang Natal dan Tahun Baru, BI Siapkan Uang Lebih dari Rp100 Triliun

Uang pecahan tersebut terbagi dalam beberapa wilayah yakni Jabodetabek, Pulau Jawa, wilayah timur Indonesia dan Sumatera

BERITA | NASIONAL

Kamis, 20 Des 2018 22:16 WIB

Author

Resky Novianto

Jelang Natal dan Tahun Baru, BI Siapkan Uang Lebih dari Rp100 Triliun

Ilustrasi uang Rupiah

KBR, Jakarta- Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang Rp101,1 triliun dalam pecahan kertas dan koin dengan berbagai nominal.

Menurut Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi, jumlah uang pecahan yang disiapkan di kantor pusat, maupun di kantor perwakilan meningkat dibandingkan Tahun 2017.

"Untuk periode natal 2018 dan akhir tahun baru 2018 ini, ada kenaikan. Kita prediksi mengalami kenaikan 10,3 persen dari tahun lalu. Di mana tahun lalu itu Rp91,7 triliun dan tahun ini ada Rp101,1 triliun. Jadi ada kenaikan 10,3 persen," katanya ketika konferensi pers BI di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018).

Rosmaya menjelaskan, uang pecahan tersebut terbagi dalam beberapa wilayah yakni Jabodetabek, Pulau Jawa, wilayah timur Indonesia dan Sumatera.

"Kita lihat sebaran wilayahnya adalah untuk Pulau Jawa di luar dari kantor pusat atau Jabodetabek itu adalah Rp28,4 triliun. Kemudian untuk wilayah timur Indonesia itu sebesar Rp28,1 triliun. Di Jabodetabek sendiri itu adalah sebesar Rp23,4 triliun, dan di Sumatera sebesar Rp21,2 triliun," jelasnya.

Dari jumlah itu, 98 persen adalah pecahan besar atau nominal Rp20.000 ke atas, dan 2 persennya adalah pecahan kecil.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo memastikan ketersediaan uang itu sangat mencukupi, baik untuk di pusat maupun di daerah. Hanya saja, Bank Indonesia tetap mengimbau seluruh kalangan masyarakat lebih banyak menggunakan nontunai dalam bertransaksi.

"Nontunai lebih aman, lebih nyaman, lebih cepat. Gunakan uang elektronik, gunakan kartu debit, gunakan kartu kredit, maupun alat-alat pembayaran nontunai. Kalau memang terpaksa menggunakan tunai, ingat 5 J yakni Jangan dilipat, Jangan di-staples, Jangan dicoret, Jangan dibasahi, Jangan diremas. Ingat gunakan lebih banyak nontunai," pungkasnya.


Editor: Kurniati

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun