LPS : 'Monetary Base' Tumbuh Positif, Siap Dukung Ekspansi Ekonomi Nasional

"sekali lagi ini menunjukkan bahwa dana masyarakat dan juga dana pemerintah sudah ada di sistem dan siap membiayai ekspansi ekonomi kita ke depan,"

BERITA | NASIONAL

Senin, 22 Nov 2021 20:34 WIB

Author

Kurniati

LPS : 'Monetary Base' Tumbuh Positif, Siap Dukung Ekspansi Ekonomi Nasional

ilustrasi aktivitas di terminal peti kemas. (Foto: Antara/Fransisco Carolio)

KBR, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, Monetary Base (M0) atau jumlah uang beredar di pasar yang telah dikeluarkan oleh Bank Sentral, menunjukkan tren pertumbuhan.

"Pada Oktober 2021, Monetary Base mencatatkan kenaikan sebesar 15,37 persen, Year on Year (YoY)," katanya saat acara Economic Outlook 2022 yang dihelat secara virtual, Senin (22/11/2021).

Menurutnya, pertumbuhan tersebut positif, yang artinya menunjukkan bahwa uang atau dana benar-benar sudah berada di sistem.

“Kami pun di KSSK (sinergi antara BI, OJK dan LPS, red) akan terus memastikan bahwa M0 tetap tumbuh positif, mungkin dalam 5 bulan terakhir sudah tumbuh positif double digit, sekali lagi ini menunjukkan bahwa dana masyarakat dan juga dana pemerintah sudah ada di sistem dan siap membiayai ekspansi ekonomi kita ke depan, perkiraan kami ekonomi nasional akan tumbuh, bahkan tumbuh lebih cepat lagi,” jelas Purbaya.

Baca: Cegah Lonjakan Covid-19 saat Nataru, Presiden Minta Masifkan Sosialiasi PPKM Level 3

Di sisi lain, pulihnya aktivitas ekonomi dan membaiknya tingkat keyakinan konsumen telah kembali mendorong deposan untuk menggunakan simpanannya untuk belanja dan berinvestasi.

Kemudian dari sisi intermediasi keuangan, lanjut Purbaya, kredit perbankan sudah tumbuh positif selama empat bulan terakhir sejak Juni 2021.

"Per September 2021, kredit perbankan telah tumbuh 2,21 persen. Pertumbuhan positif ini terjadi baik di sisi kredit konsumsi, modal kerja, maupun investasi," ungkapnya.

Kemudian adanya perbaikan likuiditas perbankan nasional, yang tentunya sejalan dengan upaya pemerintah yang secara aktif melakukan injeksi melalui aktivitas fiskal, terutama sejak Semester II-2020.

Baca juga: Perjuangkan Upah Minimun, 2 Juta Buruh Siap Mogok Kerja Nasional

Purbaya menambahkan, perkembangan positif dari pemulihan ekonomi, tidak terlepas dari adanya sinergi dan koordinasi kebijakan yang baik antara Pemerintah bersama Kementerian Keuangan, BI, OJK, dan LPS.

“Bersama-sama, KSSK senantiasa mempererat koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko bagi Stabilitas Sistem Keuangan (SSK), dan terus mendorong upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional,” tambahnya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Ingin Pandemi Jadi Endemi