Cuan ala Kpopers, dari Hobi Jadi Duit

Demam Kpop menciptakan pasar dan ceruk bisnis bagi para fans

Senin, 20 September 2021

KBR, Jakarta - Dunia fans Korea khususnya Korean pop (Kpop) memang selalu menarik untuk diulik. Fans yang datang dari beragam latar belakang ini memiliki cara tersendiri untuk mendukung idolanya.

Mereka rela mengeluarkan uang untuk jajan album idola kesayangan, bermacam merchandise seperti photo book, photo card edisi spesial sampai lightstick. Berkat penjualan ini Korea Selatan pada 2019 meraup untung hingga 562 juta USD atau setara Rp8 triliun, sebagaimana dikutip dari lembaga riset Statista.

Indonesia, tak terkecuali, juga kena demam Kpop. Ini artinya potensi pasar yang besar untuk produk-produk Kpop. Peluang itu ditangkap oleh dua fangirl Kpop yaitu Rini Mustika dan Cantika Clarinta. Mereka membuka usaha sampingan pre-order (prapesan) beraneka produk berbau idola Korea.

Rini merintis bisnisnya sejak 2012 dengan membuka jasa pembelian tiket konser Super Junior. 

“Aku sampai nginap di Twin (Plaza Slipi, Jakarta). Bukan nginap buka room ya. Mereka kan di hall, ya sudah kita ngemper tidur itu. Aku pegang duit hampir 20 juta waktu itu, buat beli tiket sebanyak itu,” kata perempuan yang dikenal dengan nama Hime ini.

Rini Mustika. (Foto: dok pribadi)

Seiring berjalannya waktu, Rini melebarkan usaha Kpop-nya dengan menyediakan jasa pemesanan album dan merchandise. Alasannya karena Rini juga senang jajan pernak-pernik Kpop.

“Karena kitanya sendiri kan pengin jajan ya, tapi kalau beli cuma 1 pcs itu berat di ongkir juga. Jadi ya sudah sekalian jajan kita. Makanya kalau di Twitter aku pake hastag-nya #jajanbarenghime,” tutur Rini.

Usaha dari fangirling Rini justru jadi penyelamat kala pandemi. Saat kantor tempatnya bekerja terdampak, ia masih mendapatkan pemasukan.

“Pas banget tiba-tiba kantorku close karena mulai WFH-yang dia literally nggak akan buka lagi. Terakhir terima gaji kan Maret (2020), untungnya tuh barang aku datang dua boks. Dari 2 boks ini aku bisa ngasih THR ke nyokap, buat aku sendiri” ungkapnya.

Baca juga: Transformasi si Smash 100 Watt: dari Bulu Tangkis ke Bisnis

Produk jualan Rini Mustika. (Foto: dok pribadi)

Pengalaman meraup cuan dari bisnis Kpop juga dirasakan Cantika Clarinta, yang akrab dipanggil Canti. Perempuan yang dikenal jago menggambar ini memiliki usaha stiker angkot Kpop. Ia mendesain sendiri gambar-gambar stiker anggota idol Kpop, kemudian dicetak dan dijual. Satu pak stiker dibanderol Rp40 ribu.

“Aku bisa buka sampai 200 pak stiker. Kadang-kadang yang minat masih banyak nih, biasanya aku baru sediain ready stock seratus. Jadi emang ga aku selalu sediain, kalau habis, ya sudah habis,” kata pemilik akun @spesdelune di Twitter ini.

Dari bisnis ini Canti bisa mendapatkan untung seharga tiket pesawat ke Korea Selatan.

“Berapa ya? terakhir beli iPad, lumayan deh pokoknya. Aku paling gede-emang ga tentu juga-8 (juta) sekali PO,” ucap Canti.

Baca juga: Inspirasi Bisnis dari Visval

Cantika Clarinta. (Foto: dok pribadi)

Baik Rini dan Canti sepakat kalau membuka bisnis berbau Kpop masih bakal laris manis beberapa tahun ke depan. Namun, jangan pernah lupa untuk selalu up-to-date dengan informasi Kpop supaya paham keinginan pasar.

“Jualan di pasar KPop itu masih gede. Cuma memang barangnya ga bisa diprediksi, paling jenisnya aja apa yang bakal naik. Kalau mau dijadiin mata pencaharian utama pun kita mesti istilahnya 24 jam untuk ngikutin,” pungkas Canti.

Baca juga: Perilaku Belanja Generasi Milenial dan Z

Produk jualan Cantika Clarinta. (Foto: dok pribadi)

Penasaran dengan kisah sukses meraup cuan para fangirl ini? Cerita lengkap mereka bisa disimak di Episode 4 Uang Bicara, Cuan Ala Kpopers: dari Hobi Jadi Duit.