Kepolisian Bogor Prioritaskan Jaga GKI Yasmin

kepolisian akan dibantu oleh Satpol PP Kota Bogor untuk penjagaan.

, BERITA , NASIONAL

Senin, 21 Des 2015 20:54 WIB

Author

Rafik Maeilana

Kepolisian Bogor Prioritaskan Jaga GKI Yasmin

Ilustrasi: Bangunan Gereja GKI Yasmin (Foto: KBR/Citra DP)

KBR, Bogor- Kepolisian Bogor akan melakukan penjagaan khusus di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor, Natal tahun ini. Kepala Kepolisian Kota Bogor Andi Herindra mengatakan, pihaknya akan menjaga bangunan gereja yang sekarang tak terurus itu.

kata Andi kepolisian   akan dibantu oleh Satpol PP Kota Bogor untuk penjagaan.

"Dalam waktu dekat memang kita akan melakukan konsolidasi dengan Pemkot Bogor, intinya kita konsolidasi pengamanannya. Yang jelas kita kedepankan dari pihak Satpol PP, karena itu kan kaitannya masalah perizinan. Kalau memang itu tidak diijinkan untuk beribadah kan yang pas Satpol PP, kita hanya mem-backup saja," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (21/12)

Andi menambahkan, sedikitnya seribu personel gabungan akan diturunkan untuk mengamankan perayaan Natal dan tahun baru di Bogor. Sejumlah gereja lain juga mendapatkan prioritas, salah satunya di gereja Tanah Baru yang belum lama ini mendapat penolakan dari warga.

GKI Yasmin dicabut IMB-nya dan disegel pemerintah Bogor sejak 2008. Dalam sidang di Mahkamah Agung, GKI Yasmin dinyatakan sah dan segel harus dibuka. Putusan itu juga diperkuat rekomendasi wajib Ombudsman. Namun baik walikota lama Diani Budiarto dan walikota sekarang Bima Arya tidak menjalankan putusan itu. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Perlukah Pembatasan Medsos untuk Cegah Penyebaran Hoaks?

Dampak Ekonomi Aksi 22 Mei

Pelarangan Iklan Rokok di Internet

What's Up Indonesia

Tim Hukum Prabowo-Sandi Menyebut Capres 01 Memanfaatkan Kekuasannya Dalam Pilpres 2019