Presiden: Kekerasan Sigi Aksi Biadab

Kekerasan itu merupakan tindakan tidak berperikemanusiaan yang biadab.

BERITA | NASIONAL

Senin, 30 Nov 2020 19:52 WIB

Author

Resky Novianto

Presiden: Kekerasan Sigi Aksi Biadab

Ilustrasi Teror Sigi. (foto: IG Komik Gump n Hell)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo mengutuk keras teror yang dilakukan oleh Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Jokowi mengatakan tindakan yang menyebabkan hilangnya empat nyawa itu harus diusut tuntas. Kata dia, kekerasan itu merupakan tindakan tidak berperikemanusiaan yang biadab.

"Saya mengutuk keras tindakan-tindakan diluar batas kemanusiaan dan tidak beradab, yang menyebabkan empat orang saudara-saudara kita meninggal dunia dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Tindakan yang biadab itu jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah-tengah masyarakat yang ingin merusak persatuan dan kerukunan," ujar Jokowi di Kanal YouTube Setpres RI, Senin (30/11/2020)

Jokowi mengatakan bahwa hal ini adalah tragedi kemanusiaan dan terorisme harus dilawan. Karena itu, selain menyampaikan ungkapan bela sungkawa pada keluarga korban, Jokowi mengatakan pemerintah juga akan memberikan santunan. Selain itu, Jokowi juga berharap seluruh masyarakat di Tanah Air tetap tenang dan tetap menjaga persatuan.

"Sekali lagi saya tegaskan tidak ada tempat di tanah air kita ini bagi terorisme. Saya juga telah memerintah Kapolri dan panglima TNI untuk meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Giri Suprapdiono soal Tes Wawasan Kebangsaan pegawai KPK

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Kebijakan Pemerintah Tangani Konflik Papua

Para Pencari Harta Karun

Kabar Baru Jam 8