Topeng Monyet Dilarang di Surakarta

KBR68H, Surakarta - Pemkot Surakarta melarang atraksi topeng monyet di seluruh wilayah kota. Walikota Surakarta Hadi Rudyatmo mengatakan, razia topeng monyet terus dilakukan tim satpol PP ke berbagai wilayah di kota Surakarta.

NUSANTARA

Rabu, 06 Nov 2013 10:40 WIB

Author

Yudha Satriawan

Topeng Monyet Dilarang di Surakarta

topeng monyet, dilarang, surakarta

KBR68H, Surakarta - Pemkot Surakarta melarang atraksi topeng monyet di seluruh wilayah kota. Walikota Surakarta Hadi Rudyatmo mengatakan, razia topeng monyet terus dilakukan tim satpol PP ke berbagai wilayah di kota Surakarta.

Menurut Rudy, Pemkot Surakarta akan mengembalikan pawang dan monyetnya ke daerah asal dan jika warga kota Surakarta, monyet akan disita dan pawangnya akan diberi pelatihan dan modal usaha lain.

“Razia topeng monyet terus kita lakukan ke seluruh wilayah di Solo. Saya kira tidak ada yang dari Solo, kalau dari luar Solo kita kembalikan ke daerahnya masing-masing karena kalau melihat kondisi kera atau monyetnya seperti itu ya kasihan. Solokan punya Taman Satwa Taru jurug, itu kita siapkan kalau topeng monyet itu dilakukan warga Solo, monyetnya kita tempatkan disitu. Kalau orang luar kita kembalikan ke daerah asalnya. Kitakan tidak bisa merampas monyet atau kera milik pawangnya, mereka juga beli duluny. Pertama kita memang menghindari penyiksaan pada binatang, kedua aktifitas topeng monyet seringkali menganggu arus lalu lintas karena mereka sering dipersimpangan jalan,” jelas Hadi Rudyatmo.

Lebih lanjut Rudy mengungkapkan selain melaukan eskploitasi pada binatang, atrakasi topeng monyet juga dianggap mengganggu arus lalu lintas karena sering beroperasi di berbagai persimpangan jalan.

Pelarangan atrakasi topeng monyet ini juga lebih dulu dilakukan pemprov DKI Jakarta. Gubernur Jakarta Joko Widodo beralasan, permainan topeng monyet telah menyakiti fisik hewan primata tersebut. Ini pun sudah jadi isu internasional, kata Jokowi, sehingga pemerintah merasa perlu bertindak. Poster sosialisasi ‘Jakarta bebas topeng monyet’ sekarang sudah dipasang di sejumlah tempat, dengan gambar karikatur monyet yang tersiksa akibat topeng monyet.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18