11 Warga Kampung Monyet Tertular TBC dan Hepatitis

KBR68H, Jakarta - Dinas Kesehatan Jakarta menurunkan tim medisnya untuk memeriksa warga di kawasan Kramat Jati Jakarta Timur. Ini menyusul adanya dugaan penyebaran virus penyakit yang ditularkan monyet dari kawasan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara.

NUSANTARA

Jumat, 08 Nov 2013 15:38 WIB

Author

Danu Mahardika

11 Warga Kampung Monyet Tertular TBC dan Hepatitis

topeng monyet, jokowi

KBR68H, Jakarta - Dinas Kesehatan Jakarta menurunkan tim medisnya untuk memeriksa warga di kawasan Kramat Jati Jakarta Timur. Ini menyusul adanya dugaan penyebaran virus penyakit yang ditularkan monyet dari kawasan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara.

Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Dien Ermawati mengatakan tim yang diturunkan terdiri dari 2 orang dokter dan dua orang perawat. Kata dia, tim ini juga akan menyelidiki kemungkinan penyebaran virus melalui manusia.

"Kemudian kita bergerak lagi ke Kramat Jati, tapi tidak sebesar seperti di CBS (Cipinang Besar Selatan). Kalau kita lihat ini kan ada 125 ditambah 24. Yang kena TBC manusia 9, hepatitis 2. Sebetulnya monyet potensial menyebarkan rabies, tapi ini tidak ada. Kita akan cari ini monyetnya ketularan manusia atau manusianya yang ketularan monyet. Lingkungannya ini buruk. Bisa saja manusianya yang sudah sakit lalu menularkan ke monyet," jelasnya saat ditemui di Balaikota Jakarta, Jumat (8/11)

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Ermawati menambahkan warga yang tertular penyakit dari monyet ini sepenuhnya akan ditangani oleh tim medis Dinas Kesehatan.

Sebelumnya, sejumlah warga Kampung Besar RW 06, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur terinfeksi virus dari penyakit yang diderita monyet seperti cacingan, hepatitis hingga TBC.

Warga yang tinggal di kampung yang dijuluki Kampung Monyet ini, sebagian adalah pawang atau pemilik monyet yang sebelumnya bekerja untuk antraksi topeng monyet.

Editor: Suryawijayanti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri