Pidato Pelantikan, Jokowi Didesak Sampaikan Penyelamatan Hutan

Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Nur Hidayati menyebut, Presiden harus tanggap dan concern, dalam menjaga hutan Indonesia agar kelestarian alam tetap baik.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 18 Okt 2019 12:59 WIB

Author

Resky Novianto

Pidato Pelantikan, Jokowi Didesak Sampaikan Penyelamatan Hutan

Koalisi Golongan Hutan desak Jokowi sampaikan penyelamatan hutan saat pidato pelantikan Presiden terpilih. (Foto: KBR/ReskyNovianto)

KBR, Jakarta - Sejumlah organisasi masyarakat non-pemerintah yang tergabung dalam "Koalisi Golongan Hutan" mendesak Presiden Joko Widodo, agar lebih memperhatikan kondisi hutan di Indonesia. 

Koalisi meminta Jokowi untuk berjanji menjaga hutan, dan hal itu disampaikannya dalam pidato pelantikan sebagai presiden terpilih periode 2019-2024. 

Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Nur Hidayati mengatakan, Presiden Joko Widodo harus berkomitmen menjaga hutan dan lingkungan selama lima tahun kedepan. Menurut Nur, langkah-langkah konkret juga harus dilakukan presiden untuk mengatasi segala permasalahan hutan dan seisinya di tanah air.

"Kami ingin melihat pernyataan yang konkret misalnya kedepan untuk mengatasi berlanjutnya pengrusakan hutan dan juga memberikan efek jera kepada pelaku usaha yang telah membakar hutan, maka pemerintah akan meninjau ulang dan mencabut seluruh izin perusahaan yang konsesinya terbakar. Lalu yang ingin kami dengar adalah kedepan putusan pengadilan Mahkamah Agung yang sudah inkrah, yang mewajibkan perusahaan untuk membayar denda akibat kesalahannya, itu segera dilaksanakan oleh pengadilan atau oleh kejaksaan agung, jadi hal semacam itu yang ingin kami lihat secara konkret diucapkan oleh presiden terpilih," tutur Nur Hidayati di Kantor Walhi, Jumat (18/10/2019).

Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Nur Hidayati menyebut, Presiden harus tanggap dan concern, dalam menjaga hutan Indonesia agar kelestarian alam tetap baik. Ia menambahkan, komitmen presiden dalam pidato pelantikannya sangat ditunggu oleh masyarakat, agar ada kepastian yang nyata dari pemimpin negara dalam melindungi alam, dan rakyatnya.

Sementara itu, Koordinator "Koalisi Golongan Hutan", Edo Rakhman menjelaskan, hutan Indonesia punya reputasi yang luar biasa di dunia. Luas tutupan hutan tropisnya menduduki peringkat ketiga. Sayangnya, menurut Edo, reputasi dan potensi hutan di Indonesia terancam terus menurun, karena penggundulan masif dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

"Jika tidak dijaga, kondisi hutan akan semakin kritis," tukas Edo. 

Sebelumnya, desakan ini juga disampaikan dalam petisi yang ditulis di laman change.org. Petisi berjudul Minta Presiden Berjanji untuk Menjaga Hutan Kita di Pidato Pelantikannya telah ditandatangani puluhan ribu orang.

Editor: Fadli Gaper  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Pemerintah Segera Bubarkan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Kejaksaan

Kabar Baru Jam 15

Mukhlisin: Toleransi adalah Kesadaran

Wildan: Interaksi Langsung dengan Orang yang Berbeda Tumbuhkan Empati

Kabar Baru Jam 14