Bila Papua Aman, Jokowi Janjikan Kenaikan Pangkat Pangdam dan Kapolda

"Tapi kalau masih belum aman, jangan minta. Saya tahu dua-duanya ini, Pak Herman dan Pak Paulus, saya ikuti terus kok," kata Presiden Jokowi.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 29 Okt 2019 07:56 WIB

Author

Arjuna Pademme

Bila Papua Aman, Jokowi Janjikan Kenaikan Pangkat Pangdam dan Kapolda

Presiden Joko Widodo didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kiri) di Pasar Wouma, Wamena, Papua, (28/10/2019). (Foto: ANTARA)

KBR, Jayapura - Presiden Joko Widodo menjanjikan kenaikan pangkat kepada Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua, dengan syarat kondisi wilayah Papua dapat selalu terjamin keamanannya.

Janji Presiden Jokowi itu disampaikan saat dirinya bertatap muka dengan para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan sejumlah masyarakat dalam kunjungan kerjanya ke Papua, pada Senin (28/10/2019).

"Pak Paulus Waterpauw atau Pak Kapolda nunggu di sini, aman. Kalau laporan yang masuk ke saya, Pak (kondisinya) beres, aman semuanya, (maka) sudah langsung (dinaikkan pangkatnya). Tapi kalau masih belum aman, jangan minta. Saya tahu dua-duanya ini, Pak Herman dan Pak Paulus, saya ikuti terus kok," kata Presiden Jokowi.

Menurut Jokowi, sejak awal ia telah mengikuti jejak karir Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, dan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. Jokowi juga mengaku, selama ini ia telah mengetahui, jika keduanya merupakan putra asli Papua.

"Ya saya tahu, Pak Herman dan Pak Paulus saya ikuti terus kok. Jangan dipikir saya enggak mengikuti. Saya ikuti terus," ujarnya.

Presiden berharap, semua pihak di Papua benar-benar bersama menjaga keamanan, sehingga tidak terjadi lagi peristiwa yang dapat merugikan semua pihak.

Selain menjanjikan kenaikan pangkat kepada Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua, Presiden Joko Widodo juga menyatakan telah mengantongi sejumlah nama pejabat eselon I dan II dari Papua untuk ditempatkan di instansi kementerian.

"Saya (juga) kemarin sudah minta 500 orang untuk saya masukkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sampai saat ini, nama-namanya belum masuk ke saya. Kalau sudah ada, nanti saya tampatkan di PT Garuda Indonesia, PT Pertamina, PT PLN, dan di BUMN-BUMN lain yang kita miliki," janji Jokowi lagi.

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik