Aceh Tamiang Diterjang Banjir, Warga Dua Dusun Mengungsi

Desa lain banyak juga yang terendam, tapi di 2 dusun itu yang terparah. Kita harapkan airnya bisa segera surut, agar warga yang mengungsi bisa kembali ke rumahnya masing-masing,”

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 04 Okt 2018 15:27 WIB

Author

Erwin Jalaludin

Aceh Tamiang Diterjang Banjir, Warga Dua Dusun Mengungsi

Mobil SAR sedang menerobos banjir setinggi 1,5 meter yang menerjang Dusun Sidodadi dan Sidorejo, Desa Jambo Rambong, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (4/10). Foto : BPBA

KBR, Aceh Tamiang – Banjir setinggi 1,5 meter menerjang Dusun Sidodadi dan Sidorejo, Desa Jambo Rambong, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (4/10/2018). 

Banjir juga menyebabkan menyebabkan 120 kepala keluarga (KK) di 2 dusun tersebut mengungsi di masjid dan meunasah setempat.

Kepala Bidang Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Syahril mengatakan, banjir terjadi akibat meluapnya air sungai yang tak mampu menampung debit hujan kiriman dari kabupaten tetangganya, Bener Meriah. 

"Ada beberapa desa yang terdampak dan sudah ada yang mulai mengungsi, namun belum juga dikeluarkan status darurat dari Bupati. Padahal ketinggian airnya sudah mencapai 1,5 meter," kata Syahril kepada KBR.

Pantauan KBR di lokasi, terlihat Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta tim Search and Rescue, dibantu TNI/Polri terus mengevakuasi masyarakat yang terjebak di lokasi banjir.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga telah mengerahkan petugas Taruna Siaga Bencana (Taruna) di bawah Dinas Sosial untuk mendistribusikan logistik masa panik dan membuka dapur umum untuk mengatasi kebutuhan warga pengungsi. 

Belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

"Desa lain banyak juga yang terendam, tapi di 2 dusun itu yang terparah. Kita harapkan airnya bisa segera surut, agar warga yang mengungsi bisa kembali ke rumahnya masing-masing," tambah Syahril.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aparat diminta Tingkatan Kualitas Pengamanan Pejabat Negara