Tolak PP Pengupahan, Buruh Ancam Mogok Nasional Akhir Oktober

Rangkaian demo sudah dilakukan sejak akhir pekan lalu. Buruh berkonsentrasi di Istana Negara.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 27 Okt 2015 10:38 WIB

Author

Agus Lukman

Tolak PP Pengupahan, Buruh Ancam Mogok Nasional Akhir Oktober

Serikat Pekerja Nasional berdemo terkait disahkannya PP Pengupahan di Istana Negara, Selasa (27/10). (Foto: Bambang Hari/KBR)

KBR, Jakarta- Kalangan buruh mengancam akan melakukan mogok nasional jika Presiden Joko Widodo tidak membatalkan Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan. Pimpinan Kolektif Nasional Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia KPBI Ilham Syah mengatakan aksi demo sudah mulai digelar sejak Sabtu lalu. Ilham Syah mengatakan hari ini dan besok sejumlah serikat buruh juga akan turun ke jalan kembali menyuarakan penolakan mereka terhadap PP Pengupahan.

"Sampai tanggal 30 kami akan konsentrasi di Istana sampai tuntutan kami dipenuhi. Dan seluruh elemen di daerah juga akan berupaya melakukannya di kantor-kantor gubernur dan bupati. Kami akan bertahan sampai tuntutan kami dipenuhi!" ujarnya dalam program KBR Pagi, Selasa (27/10).

"Dan jika sampai tanggal 30, tuntutan kami tidak dipenuhi tentang revisi dan isi PP ini, pemogokan nasional akan kami siapkan untuk melakukan perlawanan secara nasional!" tegasnya.

Setelah 12 tahun tertunda, PP yang ditandatangani Presiden pada Jumat 23 Oktober kemarin, akan langsung berlaku pada tahun depan. Dengan begitu, penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2016 harus menggunakan formula pengupahan dalam aturan tersebut.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18