covid-19

Lapas Tangerang Terbakar, Pemerintah Bangun Lapas Baru di Tanah Sitaan BLBI

Pemerintah akan bangun Lapas baru di tanah sitaan kasus BLBI pasca kebakaran Lapas Tangerang.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 08 Sep 2021 20:14 WIB

Lapas Tangerang Terbakar, Pemerintah Bangun Lapas Baru di Tanah Sitaan BLBI

Petugas Lapas bersama BNNK dan polisi menggeledah kamar warga binaan di Lapas Kelas IIB, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021) malam. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Pemerintah mengusahakan segera membangun lembaga pemasyarakatan (Lapas) baru guna mengatasi masalah kelebihan kapasitas. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md mengklaim tengah mendiskusikan hal tersebut dengan MenkumHAM Yasonna Laoly.

Menurut Mahfud, sudah sejak lama situasi Lapas di Indonesia sangat tidak kondusif. Hal itu ia simpulkan berdasarkan laporan dari KemenkumHAM.

"Kami berencana segera membangun Lapas-lapas (baru) karena (situasinya) sudah over kapasitas. Ini (over kapasitas) sejak tahun 2004 dibicarakan terus antara pemerintah dan DPR, tetapi selalu tidak terwujud karena pertimbangan anggaran, dan lain-lain. Tapi, saya dengan MenkumHAM akan lebih fokus ke sini dalam waktu dekat," kata Mahfud dalam konferensi pers daring, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Lapas Tangerang Terbakar, Menkumham: Kelebihan Kapasitas Jadi Masalah Klasik

Baca juga: Kebakaran Lapas Tangerang, 41 Tewas

Mahfud mengatakan, permasalahan over kapasitas perlu dicari jalan keluarnya. Ia pun berjanji akan menyediakan tanah untuk area pembangunan Lapas baru di daerah. Kemudian, Mahfud juga berusaha mencarikan anggaran pembangunannya.

"Soal anggarannya, dimana (tanah) ribuan hektar ini, saya sudah bicara dengan kementerian keuangan tadi, tanah-tanah sitaan kasus BLBI yang sekarang kami kuasai, oke nanti kalau ditjen pemasyarakatan perlu akan kita kasih. Itu (tanah) tidak terlalu sulit, tinggal nanti kita cari anggarannya," tuturnya.

Lebih lanjut, Mahfud menambahkan, bahwa masalah over kapasitas salah satunya disebabkan karena separuh dari kapasitas Lapas di Indonesia diisi oleh tahanan kasus narkotika.

Mahfud berkata, saat ini jumlah warga binaan di Indonesia mencapai lebih dari 200 ribu orang.

"Lebih dari 200 ribu tahanan atau warga binaan itu separuh atau 50 persennya itu (tahanan) narkoba. Didominasi narkotika, sisanya kejahatan-kejahatan lain. Ini tentu ada sesuatu yang harus kita bicarakan lagi, bagaimana menangani kejahatan narkoba dan mem-follow up putusan pengadilan," pungkasnya.

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Self Wholeness

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7