Datangi Istana, Wakil Rakyat Papua Minta Presiden Berdialog dengan ULMWP dan KNPB

“Surat kepada presiden republik Indonesia, kami dari forum pimpinan DPRD setanah Papua dan Papua Barat menyampaikan beberapa hal terkait dengan situasi terkini,"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 24 Sep 2019 11:05 WIB

Author

Dwi Reinjani

Datangi Istana, Wakil Rakyat Papua Minta Presiden Berdialog dengan ULMWP dan KNPB

Pengendara melintasi Kantor Bupati Jayawijaya yang terbakar saat aksi unjuk rasa di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). (Foto: Antara)

KBR,Jakarta- Ketua DPRD Kabupaten Maybrat, Papua Barat Ferdinan Solosa meminta pemerintah pusat   membuka dialog dengan Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Menurutnya, selama ini dialog antara tokoh-tokoh yang memiliki ideologi bersebrangan tidak pernah terjadi, sehingga masalah di Papua terus bergulir.

Menurut Ferdinan dengan adanya dialog antar dua pihak tersebut, diharapkan dapat memperbaiki situasi Papua dan Papua Barat saat ini.

“Surat kepada presiden republik Indonesia, kami dari forum pimpinan DPRD setanah Papua dan Papua Barat menyampaikan beberapa hal terkait dengan situasi terkini, untuk ditindaklanjuti sebagai berikut. Kami minta para pemerintah untuk membuka dialog antara pemerintah pusat dan tokoh-tokoh Papua, khususnya tokoh-tokoh yang dipandang memiliki ideologi yang konfrontatif atau berseberangan seperti ULMWP dan KNPB.” Ujar Ferdinan di kantor KSP, Selasa (24/09/2019).

Ferdinan mengatakan surat   kepada presiden disampaikan melalui Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto memuat beberapa poin permintaan kepada pemerintah untuk membantu meredam situasi panas di Papua dan Papua Barat saat ini.

Ada 8 poin yang menjadi fokus mereka namun sayang, Ferdinan tidak menyebut dengan rinci satu persatu poin apa saja yang diminta. Ia kemudian menyerahkan berkas surat tersebut pada Moeldoko, untuk kemudian diberikan kepada Presiden Joko Widodo.

Menanggapi hal itu, Moeldoko mengatakan pemerintah menerima aspirasi dari DPRD Papua untuk ditindaklanjuti dan dikaji. Ia mengatakan sadar betul kestabilan masyarakat menjadi poin penting dalam keamanan dan kenyamanan masyarakat. Ia juga mengatakan membuka diri untuk menerima aspirasi ataupun dialog-dialog yang akan membangun kesejahteraan bersama.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Pemerintah Segera Bubarkan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Kejaksaan

Kabar Baru Jam 15

Mukhlisin: Toleransi adalah Kesadaran

Wildan: Interaksi Langsung dengan Orang yang Berbeda Tumbuhkan Empati

Kabar Baru Jam 14