Satgas Tinombala Tangkap Istri Basri

"Istrinya itu ditangkap satu jam setelah ketemu mayat Andika, baru ketemu istrinya (Basri), setelah itu dievakuasi sama Brimob dan TNI,"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 14 Sep 2016 19:31 WIB

Author

Gilang Ramadhan

Satgas Tinombala Tangkap Istri Basri

Basri alias Bagong salah satu anggota kelompok bersenjata Santoso Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ketika digiring mememasuki ruangan pemeriksaan kesehatan di RS. Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Ra

KBR, Jakarta- Satgas Tinombala menangkap DPO (daftar pencarian orang) teroris Nurmi Usman alias Oma di Poso, Sulawesi Tengah. Kepala Kepolisian Sulteng, Rudy Sufahriadi mengatakan, Oma merupakan istrinya pentolan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Basri.

"Hari ini ada tiga orang (ditangkap), satu meninggal dunia dan dua ketangkap yakni Basri sama istrinya. Istrinya itu ditangkap satu jam setelah ketemu mayat Andika, baru ketemu istrinya (Basri), setelah itu dievakuasi sama Brimob dan TNI," kata Rudy di Mabes Polri, Rabu malam (14/09/16).

Rudy menuturkan, satu DPO teroris bernama Sabron berhasil melarikan diri dalam pengejaran Satgas gabungan TNI-Polri hari ini. Mereka berempat sebelumnya terseret arus saat menyeberang di sungai Puna, Poso. Satu orang DPO teroris bernama Andika meninggal dunia, Basri dan istrinya tertangkap, sedangkan Sabron melarikan diri.

"Mereka kelaperan karena logistiknya berkurang, ditambah di atas hujan deras," jelasnya.

Satgas Tinombala menyita satu buah bom lontong serta barang-barang pribadi dari Basri dan Istrinya. Rudy mengatakan, senjata dan barang lainnya hanyut terbawa arus sungai Puna.

Dengan penangkapan tiga orang ini maka buronan teroris MIT yang tersisa tinggal 12 orang. Itu termasuk Ali Kalora yang diduga juga punya peran sentral.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksin COVID-19: Kenali Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)

Kabar Baru Jam 8

Cinta Produk Indonesia

Sekolah Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru, Seperti Apa Upaya Mitigasinya?