Bagikan:

Zulkifli: Sekarang Sudah Tidak Tepat Berdebat soal KIH-KMP!

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan yang terpenting saat ini adalah memperkuat pemerintahan dalam menjalankan roda pemerintahan agar ekonomi membaik.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 03 Sep 2015 21:45 WIB

Zulkifli: Sekarang Sudah Tidak Tepat Berdebat soal KIH-KMP!

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan penjelasan kepada media, usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (2/9). Ia menyampaikan sikap bergabung dalam koalisi pendukung pemerintah. (F

KBR, Purwokerto  – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berjanji  partainya akan tetap kritis kendati saat ini resmi bergabung dengan pemerintah. 

Dia mengemukakan pernyataan ini seusai mengisi diskusi kebangsaan di Gedung Roedhiro, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah, Kamis (3/9).

Zulkifli juga membela pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang dianggap tak konsisten karena menyetujui PAN masuk ke KIH. Zulkifli mengatakan Amin Rais merupakan guru bangsa yang akan tetap mendahulukan kepentingan bangsa dan negara. 

Bagi PAN, kata Zulkifli, yang terpenting saat ini adalah memperkuat pemerintahan dalam menjalankan roda pemerintahan agar ekonomi membaik.

"Saya sudah berkali-kali mengatakan, berdebat soal KIH-KMP sudah tidak tepat sekarang. Bukankah partai politik itu harus hadir di tengah masyarakat? Apalagi rakyat sedang kesulitan sekarang, harga-harga melambung tinggi, pengangguran meningkat. Kritis itu kan untuk membangun, itu wajib dilakukan oleh semua pihak. Tetapi caranya harus beretika dan santun," kata Zulkifli Hasan. 

Dia menambahkan, bergabungnya partai berlambang matahari terbit ini dengan pemerintah merupakan upaya untuk memperbaiki kinerja pemerintah yaitu untuk menjaga stabilitas di bidang politik. Karena, menurut dia, panggilan untuk bangsa dan negara yang saat ini lebih dibutuhkan.  Zulkifli yakin langkah ini tidak akan mengecewakan partai-partai di barisan Koalisi Merah Putih (KMP).

Editor: Agus Luqman 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Bokek Bikin Stres?

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8