Bagikan:

WNI Korban Tewas Tragedi Mina Menjadi 46 Orang

Juru Bicara Kementerian Agama, Rosidin Karidi mengatakan jumlah itu terdiri dari 42 jemaah haji reguler dan 4 warga negara Indonesia (WNI) yang telah bermukim di Arab Saudi.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 29 Sep 2015 11:05 WIB

Author

Eli Kamilah

WNI Korban Tewas Tragedi Mina Menjadi 46 Orang

Ilustrasi. Jamaah haji saat mabit (menginap) di Mina menjelang akhir ibadah haji. (Foto: www.kemenag.go.id)

KBR, Jakarta - Jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat dalam tragedi Mina di Arab Saudi bertambah menjadi 46 jemaah.

Juru Bicara Kementerian Agama, Rosidin Karidi mengatakan jumlah itu terdiri dari 42 jemaah haji reguler dan 4 warga negara Indonesia (WNI) yang telah bermukim di Arab Saudi.

"Total ada 46 korban. Pencarian terus dilakukan melalui tim yang ada di sana, pertama adalah datang pemusaran jenazah, ada ribuan foto di sana, kita juga datang ke tempat dokumen-dokumen sampai ke tempat-temoat peti jenazah," kata Rosidin kepada KBR, Selasa (29/9).

Dari data hari ini, jumlah jemaah yang dirawat di rumah sakit pemerintah Arab Saudi berkurang menjadi 7 orang, setelah tiga jemaah kembali ke pemondokan masing-masing.

Sementara jumlah jemaah yang dilaporkan belum kembali ke pemondokan mereka sejak tragedi Mina kembali bertambah, dari sebelumnya 82 orang menjadi 90 orang.

Tragedi Mina pada kegiatan ibadah haji tahun ini menewaskan lebih dari 700 orang, dan ratusan orang luka. Tragedi terjadi karena jamaah berdesak-desakan di jalur Mina, saat hendak melaksanakan ibadah melempar jumrah sebagai ritual bagian akhir ibadah haji.

Editor: Agus Luqman  

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih