Waspada Macet, Pembangunan Jalur Kereta Api Ringan di Jakarta Mulai Dilaksanakan

Presiden perintahkan pembangunan light rail transit dipercepat

BERITA | NASIONAL

Rabu, 09 Sep 2015 12:29 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Waspada Macet, Pembangunan Jalur Kereta Api Ringan di Jakarta Mulai Dilaksanakan

Ilustrasi: Light rail transit (Situs Setkab)

KBR, Jakarta -  Presiden Joko Widodo  meresmikan   pembangunan awal kereta api ringan atau light rail transit (LRT). Jokowi menyebut, rencana pembangunan LRT ini sudah ia gagas sejak tiga tahun lalu. Namun pembangunannya baru terealisasi mulai hari ini. Presiden memerintahkan pembangunan LRT harus dipercepat karena kemacetan di Jakarta sudah sangat akut.

"Saya tegaskan bahwa semua pihak harus bersama-sama menyukseskan pembangunan infrastruktur ini, LRT dan semua proyek yang berkaitan dengan transportasi massal. Dan jangan ditunda-tunda lagi karena ini menyangkut kemacetan di Jakarta yang sudah akut,” kata Jokowi sesaat sebelum menekan sirine tanda groundbreaking LRT dimulai, Rabu (9/9/2015).

Jokowi meminta pembangunan LRT selesai sebelum gelaran Asian Games 2018 dimulai. Untuk tahap awal LRT dibangun sepanjang 42 kilometer dari Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas. Ini lantaran menurut hasil survei lalu lintas oleh Pustral UGM dan Lapi ITB tahun 2013, arus kemacetan kendaraan yang masuk ke Jakarta terbanyak berasal dari arah Bekasi dan Cibubur (64%).

Sementara untuk pembangunan LRT tahap II direncanakan akan melintang dari Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan panjang 41 km.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri