Tangani Karhutla, Presiden Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Tambah Pasukan

Presiden juga perintahkan pencabutan izin pengelolaan hutan bagi pelaku pembakaran.

BERITA | NASIONAL

Senin, 14 Sep 2015 21:50 WIB

Author

Rony Sitanggang

Tangani Karhutla, Presiden Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri Tambah Pasukan

Ilustrasi: Indikator berbahaya di Pekanbaru (Foto: KBR Luzi D.)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan penegak hukum menindak tegas pembakar hutan dan lahan. Di sela kunjungan kenegaraan ke Timur Tengah, Presiden juga memerintahkan mencabut izin hak pengelolaan hutan yang telah diberikan pemerintah kepada pelaku.

"Sekali lagi saya tegaskan bahwa tindakan hukum akan diambil dengan sangat tegas," Ujar Jokowi melalui pesan tertulis yang disampaikan Tim Komunikasi Presiden, Senin (14/9/2015).

Selain itu, Joko Widodo juga meminta Panglima TNI dan Kapolri menambah pasukan untuk membantu memadamkan api. Sementara kepada pemerintah daerah, dia meminta ada peningkatan pelayanan kesehatan kepada warga yang terkena dampak kabut asap.

Pesan Lengkap Presiden Joko Widodo

Qatar, 14 September 2015

1. Meskipun saya sedang melakukan kunjungan kenegaraan di Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab dan Qatar, saya terus mengikuti dan perkembangan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan serta terus melakukan komunikasi dengan Menteri dan pejabat terkait.

2. Pada hari ini, saya kembali menginstruksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB dan Kepala-Kepala Daerah terkait untuk secara lebih cepat melakukan langkah-langkah terkoordinir dan memobilisasi semua kapasitas untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ditimbulkan

3. Saya juga telah meminta kepada penegak hukum untuk mengambil tindakan hukum yang tegas bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap terjadinya kebakaran hutan, termasuk pencabutan ijin hak pengelolaan hutan yang diberikan pemerintah. Sekali lagi saya ingin tegaskan bahwa tindakan hukum akan diambil dengan sangat tegas

4. Saya meminta pada Pemerintah Daerah setempat agar pelayanan kesehatan kepada warga terdampak segera ditingkatkan.

5. Saya meminta kepada Pangima TNI dan Kapolri untuk menambah bantuan pasukannya untuk membantu memadamkan api di lapangan.

Tim Komunikasi Presiden 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme