Presiden Diminta Coret Tiga Nama Calon Pemimpin KPK

ICW menilai tiga calon pemimpin KPK memiliki rekan jejak tak patut

BERITA | NASIONAL

Rabu, 02 Sep 2015 11:31 WIB

Author

Eli Kamilah

Presiden Diminta Coret Tiga Nama Calon Pemimpin KPK

Ilustrasi: Pansel gelar wawancara terbuka terhadap calon pemimpin KPK (Foto: KBR/Khusnul K.)

KBR, Jakarta - Lembaga Pemantau Korupsi (ICW) meminta Presiden Joko Widodo mencoret tiga dari delapan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang diberikan Panitia Seleksi Capim KPK kepadanya. Menurut peneliti ICW, Febri Hendri  tiga capim itu memiliki rekam jejak yang tidak patut.

Dalam siaran persnya, Febri menilai, salah satu calon pimpinan menganggap KPK hanya berfungsi sebagai trigger machine atau mesin pemicu dengan melimpahkan penyidikan kasus korupsi kepada kepolisian dan kejaksaan. Calon tersebut, kata dia, juga tidak setuju dengan adanya penyidik independen KPK. 

Sebelumnya saat wawancara terbuka dengan Panita Seleksi KPJ, Basaria Panjaitan,  Jenderal polisi bintang satu ini  menjelaskan fungsi KPK adalah untuk memajukan polisi dan jaksaBasaria mengatakan hal tersebut sebenarnya sudah diatur dalam pasal 44 UU KPK.  Yakni ketika KPK sudah menemukan dua alat bukti  dan akan meningkatkan perkara ke penyidikan, maka KPK bisa menentukan apakah penyidikan tersebut dilaksanakan oleh KPK sendiri atau diserahkan kepada kepolisian atau kejaksaan.  

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Di Bawah UU Baru KPK

Pengaruh Narkoba dan Kerusakan yang Ditimbulkan

PascaOTT, KPK Segel Ruangan di Kantor Wali Kota Medan

Kabar Baru Jam 8