Kapolri: Buwas Belum Dicopot

Badrodin menambahkan, sejauh ini belum ada keputusan apakah Buwas akan dicopot.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 02 Sep 2015 16:26 WIB

Author

Agus Lukman

Kapolri: Buwas Belum Dicopot

Kapolri Badrodin Haiti. (Foto: Nurji/KBR)

KBR, Jakarta - Kapolri Badrodin Haiti menyerahkan nasib Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Budi Waseso kepada Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri.

Hingga kini usulan pencopotan itu masih dibahas di Wanjakti.

"Masih kita bicarakan sama-sama lah nanti," kata Badrodin di Istana Kepresidenan, Rabu (2/9/2015). "Kan tergantung sama Wanjakti," ujarnya singkat.

Badrodin menambahkan, sejauh ini belum ada keputusan apakah Buwas akan dicopot.

Selain itu nama pengganti Budi Waseso untuk menjabat sebegai Kabareskrim pun belum terdengar. Kapolri menyerahkan nama pengganti Buwas kepada Wanjakti.

Sebelumnya Budi Waseso dikabarkan dicopot dari jabatannya sebagai Kabareskrim. Namun hari ini Buwas masih berkantor di Mabes Polri bahkan mengikuti gelar perkara kasus dan rapat bersama petinggi Polri.

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Budi Waseso kerap membuat kegaduhan dalam proses penegakan hukum. Padahal, Presiden dan Wakil Presiden sudah pernah memperingatkan Budi Waseso agar arif dalam melakukan proses penindakan hukum.

Isu pencopotan Buwas muncul lantaran belakangan ini Bareskrim menggeledah kantor Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino dalam kasus lamanya proses bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok.

RJ Lino protes dan mengancam mundur, karena dalam penggeledahan itu Bareskrim melibatkan rombongan media untuk publikasi.

Desakan pencopotan Budi Waseso sebelumnya santer muncul di gerakan media sosial. Petisi desakan pencopotan Buwas di situs Change.org menjaring lebih dari 19 ribu tanda tangan. Pembuat petisi, Dahnil Azhar (PP Pemuda Muhammadiyah) dan Ray Rangkuti (aktivis Lingkar Madani Indonesia) menyebut Budi Waseso terlibat dalam pelemahan gerakan antikorupsi.

Selama tiga bulan sejak pelantikan lebih dari 49 orang aktivis antikorupsi dilaporkan ke Bareskrim dalam berbagai kasus pidana. Termasuk di dalamnya empat pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi, dua pejabat Komisi Yudisial, dan sejumlah aktivis.

Editor: Agus Luqman  
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18