Wow! Medina Jadi Pecatur Putri Termuda dengan Norma Grandmaster

Medina Warda Aulia (16 tahun) menjadi pecatur perempuan termuda yang bisa meraih norma Grandmaster.

Selasa, 24 Sep 2013 16:16 WIB

Author

Doddy Rosadi

Wow! Medina Jadi Pecatur Putri Termuda dengan Norma Grandmaster

catur, olah raga, Medina Warda Aulia, remaja

KBR68H, Jakarta – Medina Warda Aulia (16 tahun) menjadi pecatur perempuan termuda yang bisa meraih norma Grandmaster. Ia mencapai gelar itu mengalahkan FM Lanita Stetsko di babak kesepuluh Kejuaraan Catur Yunior Dunia, yang digelar di Turki, semalam.

“Ada persyaratan lain untuk mencapai norma Grandmaster, seperti minimum empat orang lawan yang dihadapi bergelar WGM, enam orang lawan harus punya gelar, delapan orang harus punya rating, minimal dari dua negara, semuanya itu sudah terpenuhi kalau tidak mau disebut malah melebihi. Rating Medina yang harus di atas 2300 juga terlampaui karena saat ini rating Medina 2301 dan akan bertambah pada bulan depan karena sampai babak sepuluh ini sudah mempunyai tabungan tambahan rating sebanyak 24 poin,”kata Kristianus Liem, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, dalam keterangan pers yang diterima KBR68H, Selasa (24/9).

Dalam klasemen sementara ranking Medina naik ke urutan 5. Pucuk pimpinan tetap dipegang WGM Irina Bulmaga (2387) dari Rumania dengan 8 poin.

Medina menggenapkan gelar Woman Grandmasternya dalam usia 16 tahun 2 bulan 16 hari. Prestasi yang ditorehkan Medina ini memecahkan rekor norma Grandmaster yg dicetak Irene Kharisma. Ketika itu, Irene mencapai norma Grandmaster di usia 16 tahun 7 bulan 18 hari di Olimpiade ke-38 di Dresden, Jerman, 2008.
 
Ketua Umum PB Percasi Hashim S. Djojohadikusumo menyempatkan diri menelepon langsung menyampaikan ucapan selamatnya.

"Nanti sebelum Indonesia Open kita bikin syukuran di Jakarta," kata Hashim yang baru terpilih lagi sebagai Ketua Umum PB Percasi. (ddr)


Editor: Vivi Zabkie

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17