Share This

Mulai Bulan Depan, Tunjangan Veteran Naik 25 Persen

" Saya ingin beliau-beliau yang sudah sepuh juga mendapat penghargaan yang baik. Jangan yang di atas saja," kata Jokowi di Istana Negara.

BERITA , NASIONAL

Jumat, 10 Agus 2018 14:33 WIB

Ilustrasi: Antara

KBR, Jakarta- Ribuan veteran akan menerima kenaikan tunjangan sebesar 25 persen mulai bulan September mendatang. Semula, pemerintah menargetkan kenaikan itu bisa dirasakan mulai bulan Januari lalu. Namun, realisasinya terkendala peraturan pemerintah, sehingga keputusan tersebut baru diteken pada 1 Agustus lalu. 

Awal Agustus lalu, Jokowi meneken PP Nomor 31 Tahun 2018 tentang Veteran Indonesia. PP ini merupakan pembaharuan dari PP sebelumnya, yakni Nomor 67 Tahun 2014 tentang hal yang sama.

Presiden Joko Widodo meminta maaf atas keterlambatan tersebut. Meski terlambat, ia tetap berharap kenaikan tunjangan tersebut dapat memperbaiki kesejahteraan para veteran.

"Coba ditanyakan kepada beliau-beliau, sebulan dapat berapa. Itu yang kita inginkan. (Saya ingin) beliau-beliau yang sudah sepuh juga mendapat penghargaan yang baik. Jangan yang di atas saja," kata Jokowi di Istana Negara, Jumat, (10/08).

Dengan PP itu, dana kehormatan yang semula sebesar Rp750 ribu menjadi Rp938 ribu per-bulan. Sementara tunjangan bagi veteran seluruh golongan naik 25 persen. Ia juga menambahkan, sisa kenaikan yang belum dicairkan dari bulan Januari hingga Agustus akan dirapel.

Sebelumnya, Jokowi juga sudah menaikkan tunjangan bagi anggota TNI dan Polri, serta Bintara Pembina Desa (Babinsa). Tidak tanggung, kenaikan tunjangan bagi Babinsa sebesar 771 persen.

Editor: Adia Pradana 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.