Share This

Lagi, Gajah Mati Ditemukan di Kabupaten Aceh Timur

"Gajah mati itu dilaporkan dengan kondisi tersengat listrik di kebun masyarakat. Kemungkinan tersengat listrik karena ada barang bukti kawat listrik disana," kata anggota BKSDA Aceh Dedi Irvansyah

BERITA , NUSANTARA

Jumat, 10 Agus 2018 15:38 WIB

Ilustrasi: BKSDA Aceh

KBR, Aceh- Seekor gajah ditemukan mati tersengat listrik di areal perkebunan milik warga Desa Seumanah Jaya, Kabupaten Aceh Timur. Diduga, gajah jantan tersebut mati setelah tersengat listrik oleh pagar berlistrik yang dipasang petani setempat.

Kepala Konservasi Wilayah I Lhokseumawe Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Dedi Irvansyah berencana menurunkan tim dokter dan ahli hewan untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa dilindungi tersebut. Kata Dia, kasus ini ini sudah dilaporkan ke Polres Aceh Timur untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Gajah mati tersebut dilaporkan dengan kondisi tersengat listrik di kebun masyarakat. Kemungkinan tersengat listrik karena ada barang bukti kawat listrik disana," kata Dedi, Jumat, (10/08).

Ia menambahkan, bangkai gajah tersebut berada persis di area Hak Guna Masyarakat (HGU) PT Ganda Utama yang selama ini dikelola oleh petani setempat. Diperkirakan gajah tersebut mati kemarin.

Sebelumnya, pada pertengahan Juli lalu, BKSDA Aceh menemukan gajah yang mati akibat keracunan di area perkebunan kelapa sawit milik PT Bumi Flora, Kabupaten Aceh Timur. 

Editor: Adia Pradana 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.