Share This

100 Hektar Hutan Lindung di Gunung Seulawah Terbakar

"Itu yang terbakar hutan pinus yang memang ada di tepian Saree, Gunung Seulawah."

BERITA , NUSANTARA

Kamis, 09 Agus 2018 10:07 WIB

Ilustrasi kebakaran hutan (Foto: Antara)

KBR, Aceh Besar– Tanaman pinus di lahan seluas 100 Hektare  di kawasan Hutan Lindung Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar,   terbakar, Rabu (8/8). Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini diduga akibat kelalaian warga. Mereka membakar sampah secara sembarangan di lokasi.

Juru Bicara Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Muhammad Iqbal mengatakan pemadaman kobaran api terkendala di lapangan, karena menyebar di sejumlah titik. Kata Dia, hampir sebagian titik panas berada di area terjal atau di kaki Gunung Seulawah, sehingga menghambat proses pemadaman.
”Untuk meminimalisir kejadian itu di tengah kondisi api yang terus menyebar, kita terus berupaya dalam artian hanya sebatas memblokade, agar tidak terus meluas. Itu yang terbakar hutan pinus yang memang ada di tepian Saree, Gunung Seulawah. Dan, sampai sekarang unit kita masih standby di lokasi,” kata Iqbal kepada KBR.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI/Polri terus berupaya menghambat titik api, agar tak meluas ke area perkebunan palawija milik warga. Selain medan yang terjal berada di pegunungan juga kemarau panjang yang disertai angin kencang memaksa kobaran api terus bertambah parah di area hutan lindung tersebut.


Editor: Fajar Aryanto

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.