Share This

Septo Pandu Gunawan – Oemah Bejo

Septo Pandu Gunawan –pendiri Oemah Bejo, mengambil alih kelompok seniman Panca Krida Budaya yang tenar di Desa Randengan, Wangon. Dua tahun di tangannya, Panca Krida Budaya berubah drastis.

GALERI , GALERI_FOTO

Senin, 21 Agus 2017 10:07 WIB

Septo Pandu, mendirikan Sanggar Oemah Bejo

Septo Pandu, mendirikan Sanggar Oemah Bejo di Desa Randengan, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2015. Foto: Istimewa.

Ebeg atau Kuda Lumping adalah kesenian tradisional khas Banyumas, Jawa Tengah. Kesenian yang identik dengan atraksi kesurupan dan makan beling ini, harus bersaing dengan kesenian modern. 

Di tengah kondisi tersebut, Septo Pandu Gunawan –pendiri Oemah Bejo, mengambil alih kelompok seniman Panca Krida Budaya yang tenar di Desa Randengan, Wangon. Dua tahun di tangannya, Panca Krida Budaya berubah drastis. Pemuda berusia 27 tahun ini, memadukan tari kreasi dalam tiap pertunjukannya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.