covid-19

Satgas COVID-19 Beberkan Turunnya Disiplin Masyarakat Terapkan Prokes

"Tingkat kepatuhannya memang mengalami penurunan, ini yang akan kita genjot dari partisipasi institusi maupun komunitas untuk menaati protokol kesehatan."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 07 Jul 2021 15:43 WIB

Satgas COVID-19 Beberkan Turunnya Disiplin Masyarakat Terapkan Prokes

Pelanggar protokol kesehatan sesuai aturan PPKM mendapat sanksi push up. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan semakin menurun sejak sepekan terakhir.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 sekaligus Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito mengatakan, penurunan tingkat kepatuhan itu menunjukkan, masyarakat sudah melonggarkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya penyebaran virus korona.

Untuk itu, Ganip memastikan akan terus memantau kedisiplinan masyarakat dan meningkatkan partisipasi institusi, baik TNI, Polri, Satpol PP, hingga Satpam dalam rangka penegakan kepatuhan protokol kesehatan. .

"Sementara ini yang kita pantau, khususnya dalam disiplin individu itu ada dua, yaitu disiplin memakai masker dan yang kedua adalah disiplin untuk menjaga jarak dari kerumunan. Tingkat kepatuhannya memang mengalami penurunan, ini yang akan kita genjot dari partisipasi institusi maupun komunitas untuk menaati protokol kesehatan," ujar Ganip dalam konferensi pers daring, Rabu (7/7/2021).

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 sekaligus Ketua BNPB Ganip Warsito menambahkan, data selama sepekan terakhir menunjukkan, masih ada 36 kabupaten-kota yang tingkat kepatuhan menggunakan maskernya masih di bawah 60 persen. Meski begitu, ada 171 kabupaten-kota yang tingkat kepatuhan masyarakatnya untuk mengenakan masker mencapai 91 hingga 100 persen.

Untuk protokol kesehatan menjaga jarak, ada 40 kabupaten-kota yang tingkat kepatuhannya masih di bawah 60 persen. Tapi ada juga, 154 kabupaten-kota yang kepatuhan masyarakatnya dalam menjaga jarak, mencapai 91 sampai 100 persen.

"Ini segera mulai hari ini akan kita benahi dan rekrut untuk memonitor penegakan protokol kesehatan," pungkasnya.

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka Digelar?

Kabar Baru Jam 8

Wisata Sehat di Tengah Pandemi

Desa Wisata Tak Kehilangan Pesona