Macet, Gubernur Aher Minta Pemudik Sabar

Aher mengklaim, seluruh otoritas yang berwenang dalam pengaturan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran 2016 telah bekerja secara optimal.

BERITA | NUSANTARA

Sabtu, 09 Jul 2016 21:40 WIB

Author

Arie Nugraha

Macet, Gubernur Aher Minta Pemudik Sabar

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) dan Kadishub Jabar, Dedi Taufik (tengah) berbincang saat meninjau terowongan di jalur Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/7). Foto: Antara

KBR, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di jalur mudik di provinsi ini agar sabar jika terjebak kemacetan. Ia mengklaim, seluruh otoritas yang berwenang dalam pengaturan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran 2016 telah bekerja secara optimal.

"Kan pemerintah juga terus-terusan untuk memperbaiki layanan transportasi dan jalan tiap tahun dengan keterbatasan dana yang ada. Tentu saja pemerintah ingin terus memperbaikinya lagi. Ya ini kan persoalannya kepadatan lalu lintas yang terjadi karena banyak orang atau orang yang sangat banyak berkehendak pada satu waktu yang sama. Itu saja masalahnya," ujarnya di Pos Polisi Cileunyi, Jalan Cileunyi, Kabupaten, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/7).

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, kepadatan jalan raya di jalur mudik Selatan ini karena provinsi yang dipimpinnya merupakan jalur lintasan pemudik dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sehingga tidak heran, kata dia, kepadatan setiap saat arus mudik dan balik Lebaran ini terus terjadi.

Dia berharap pembangunan tol Trans Jawa dipercepat untuk mengantisipasi kepadatan jumlah kendaraan setiap mudik dan balik Lebaran.

Pada hari ke dua Lebaran 2016 ini, beberapa ruas jalan raya dan ruas jalan tol di Jawa Barat mengalami kemacetan seperti di Malangbong, Limbangan Garut, Gentong Tasikmalaya dan Nagreg Kabupaten Bandung. Sementara di ruas tol Cipularang terjadi antrian kendaraan serupa.

Editor: Sasmito 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Napi Koruptor Harus Jeda Lima Tahun Sebelum Maju di Pilkada