Arus Mudik H-1 Masih Akan Padat

Volume kendaraan mulai menurun ketimbang puncak arus mudik pada H-3, namun kondisi masih padat.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 05 Jul 2016 13:07 WIB

Author

Ria Apriyani

Arus Mudik H-1 Masih Akan Padat

Kendaraan mengantri di pintu tol keluar Jagorawi arah Bogor, pada H-2 Lebaran, Senin (4/7/2016). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Kementerian Perhubungan meminta masyarakat tetap mewaspadai kemacetan saat arus mudik pada H-1 hingga Selasa (5/7/2016) malam hari.

Kepala Harian Posko Angkutan Mudik 2016, Wahyuningrum mengatakan hingga Selasa pagi masih terjadi kemacetan di beberapa pintu keluar tol. Hingga H-1 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintas masih tinggi.

"H-1 kalau kita lihat tahun lalu, tahun lalu lengang seharusnya. Tapi kita lihat tadi pagi masih ada tundaan di Brexit (pintu keluar Brebes Timur) sepanjang 20 kilometer. Petugas sudah kerja. Kami sudah terjunkan mulai dari eselon II sampai staf," kata Wahyuningrum di kantor Kementerian Perhubungan, Selasa (5/7/2016).

Untuk wilayah jalur Hari ini, hingga tengah hari, sudah sebanyak 4,4 ribu kendaraan melalui jalur Sadang (Purwakarta). Sementara untuk jalur Cileunyi dilalui 40,2 ribu kendaraan.

"Sejak kemarin mulai kita arahkan untuk ambil jalur selatan. Contra flow masih kita berlakukan, pagar betis juga," lanjut Wahyuningrum.

Menurut Wahyuningrum, volume kendaraan mulai menurun ketimbang puncak arus mudik pada H-3, namun kondisi masih padat.

Kepadatan kendaraan tidak hanya disebabkan kebijakan pembayaran jalan tol di pintu keluar terakhir, namun juga disebabkan antream di SPBU dan rest area (tempat istirahat).

"Kalau dulu kan ada pembayaran di Cikampek, masuk Cirebon, sebagainya. Tapi sekarang kita hilangkan. Resikonya ada penumpukkan di akhir pembayaran, kita biasa menyebutnya kemacetan," kata Wahyuningrum.

Kementerian Perhubungan sebelumnya berencana memberlakukan pembatasan waktu singgah di rest area (tempat istirahat) yaitu hanya 30 menit. Namun, pada arus mudik kali ini rencana itu batal karena sosialisasi masih kurang.

"Sampai saat ini belum. Butuh sosialisasi. Kan tidak serta merta kita berlakukan. Itu memang jadi wacana dulu. Tapi sejauh ini kita contra flow saja," kata Wahyuningrum.

Arus mudik tahun ini, pintu keluar Brebes Timur menjadi pusat kemacetan. Hingga pukul 01.45 dini hari tadi, kepadatan mengakibatkan ekor kemacetan mencapai 27 kilometer.

Pada puncak arus mudik H-3 lalu, arus kendaraan di jalur tersebut sempat terhambat hingga 20 jam.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Arah Kebijakan Ekonomi Kabinet Baru Jokowi

Kabar Baru Jam 10

Gubernur Anies Enggan Komentari Rencana Kenaikan UMP 8,51 Persen Menjadi Rp4,2 juta