Antisipasi Bom Solo, Dua Mako di Cirebon Dijaga Ketat

Masjid Mapolresta Cirebon juga pernah menjadi sasaran pembom bunuh diri

, BERITA , NUSANTARA

Selasa, 05 Jul 2016 19:12 WIB

Author

Frans Mokalu

Antisipasi Bom Solo, Dua Mako di Cirebon Dijaga Ketat

Seorang anggota polisi bersenjata laras panjang, tampak bersiaga di sekitar gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (07/05/2016). Keamanan ditingkatkan pasca bom Solo pagi tadi. (Foto: Antara)

KBR, Cirebon- Pasca terjadinya bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta pagi tadi, penjagaan di Mapolres Cirebon diperketat. Wakapolres Cirebon, Eka Yekti mengatakan, saat ini pintu masuk di Mapolres Cirebon dijaga brimob dengan senjata laras panjang.

"Brimob siaga di Mapolres Cirebon untuk keamanan. Setiap shift ada empat anggota yang berjaga," kata Eka Yekti, Selasa (05/07/2016).

Eka juga menuturkan, untuk mengantisipasi teror, tamu yang akan masuk ke Mapolres Cirebon akan diperiksa, terutama yang membawa kendaraan. Peningkatan penjagaan juga akan dilakukan di asrama kepolisian.

"Asrama kepolisian di Kaliwadas Cirebon juga dilakukan penjagaan," imbuhnya.

Selain itu Polres Cirebon mengintruksikan kepada sejumlah polsek untuk meningkatkan keamanan. Penjagaan ketat pun juga dilakukan di Mapolres Cirebon Kota, karena peristiwa yang sama pernah terjadi tahun 2011 silam.

"Kita optimalkan keamanan Markas Komando (Mako). Kita tempatkan untuk masing-masing fungsi 15 orang di setiap pintu-pintu yang rawan. Kita tidak ingin kecolongan," kata Kapolres Cirebon Kota, Indra Jafar.

Pihaknya juga akan memeriksa barang bawaan mau pun kendaraan bagi siapa saja yang masuk area Mapolres Kota.

"Personel yang berjaga akan kita persenjatai lengkap. Kita akan berlakukan pengamanan satu pintu. Petugas di lapangan yang melakukan tugas pengamana arus mudik kita lengkapi dengan rompi anti peluru," ujarnya.

Pengoptimalan penjagaan juga akan dilakukan di tempat-tempat ibadah umat Islam mengingat besok, Rabu (07/06/2016), adalah hari Raya Idul Fitri.

"Malam takbiran kita pantau. Kita akan sterilisasi masjid karena besok pagi umat Islam akan melakukan sholat Ied. Jangan sampai momen hari raya ini dimanfaatkan untuk menebar teror," katanya.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Didesak Ungkap Jaringan Perdagangan Orang dengan Modus Pernikahan