Bagikan:

Kapolres Sleman Yogyakarta Bantah Bubarkan Kamping Gereja Advent di Yogyakarta

Kapolres Sleman, Yogyakarta Farid Zulkarnain mengklaim hadirnya Front Jihad Islam (FJI) dan anggotanya di bumi perkemahan Wonogondang bukan untuk membubarkan acara kamping

BERITA | NUSANTARA

Sabtu, 04 Jul 2015 15:48 WIB

Author

Zay Nova

Kapolres Sleman Yogyakarta Bantah Bubarkan Kamping Gereja Advent di Yogyakarta

Ilustrasi Toleransi

KBR, Jakarta - Kapolres Sleman, Yogyakarta Farid Zulkarnain mengklaim hadirnya Front Jihad Islam (FJI) dan anggotanya di bumi perkemahan Wonogondang  bukan untuk membubarkan acara kamping yang diselenggarkaan Gereja Advent, Surakarta (Reclaiming Her Love).

Kapolres Sleman, Farid Zulkarnaen mengatakan ormas tersebut hanya menenyakan surat izin penyelenggaraan acara. Dia mengaku pihaknya telah menurunkan anggotanya untuk pengamanan dari ormas tersebut. Namun, kata dia acara yang harusnya berlangsung pada 01 - 05 Juli dibubarkan oleh panitia sendiri karena tidak memiliki izin.

"Bukan dibubarkan polisi dan ormas, Ormas itu mendatangi kegiatan tersebut kemudian karena kita ada kerawanan seperti itu, akhirnya polisi dateng untuk mengamankan nah keberadaan ormas di sana itu untuk menanyakan ijin kegiatan. Jadi, keberadaan kami disana itu malah hanya ingin mengamankan. Ijinnya belum ada, kita datang untuk mengamankan dan memfasilitasi , mereka juga berkomunikasi, memidiasi musyawarah, ternyata minta waktu untuk melengkapi perijinan, akhirnya tak melanjutkan kegiatan," jelas Farid Zulkarnain pada KBR, (4/7).

Farid menambahkan, polisi akan membantu mengamankan kegiatan ini jika perijinan sudah dikantongi oleh panitia acara, pasalnya acara tersebut diselenggarakan secara nasional dan melibatkan beberapa provinsi. Dia mengklaim panitia membubarkan diri karena tidak memiliki izin.

Sebelumnya, Front Jihad Islam (FJI) Yogyakarta, mendatangi acara perkemahan sekitar 1.500 siswa SD dan SMP Kristiani di bumi perkemahan Wonogondang, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta yang sedianya dilaksanakan Rabu (1/7) dan dihadiri oleh pelajar Kristiani secara nasional. FJI mengklaim bahwa acara yang diselenggarakan oleh gereja Advent Surakarta, Jawa Tengah ini, tidak dilengkapi izin penuh dari kepolisian.

Editor: Erric Permana
 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending